Connect with us

Hukum

Adik Prabowo Bantah Keluarganya Ada Hubungan dengan Perusahaan ACK

Published

on

Realitarakyat.com – Pengusaha yang juga adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menegaskan tak ada hubungan antara perusahaan bernama PT Aero Citra Kargo (ACK) terkait kasus dugaan suap benur atau benih lobster dengan keluarga besarnya.

Hashim juga tegas mengatakan sang kakak, Prabowo Subianto, tak ada kaitan dengan PT ACK.

“Bahwa ada perusahaan namanya ACK, saya juga baru tahu hari Kamis yang lalu, setelah Pak Edhy ditangkap,” kata Hashim saat jumpa pers di Jetski Cafe, Penjaringan, Jumat (4/12/2020).

Nama PT ACK mencuat setelah KPK menangkap eks Menteri KKP Edhy Prabowo terkait kasus dugaan suap benur lobster. Edhy, yang berasal dari Partai Gerinda, ditangkap saat tiba di Indonesia setelah membelanjakan uang suap di Amerika Serikat.

Berdasarkan keterangan KPK, diketahui bahwa ekspor benur hanya dapat dilakukan melalui forwarder PT ACK dengan biaya angkut Rp 1.800 per ekor. PT DPP, selaku pemberi, diduga mentransfer sejumlah uang ke rekening PT ACK dengan total Rp 731.573.564.

“Saya nggak tahu, saya juga baru tahu hari Kamis, ACK atau apa, atau ini, saya nggak tahu,” ujar Hashim.

Petinggi PT ACK kemudian dipanggil KPK terkait kasus benur ini. Hashim dan Prabowo merasa dirugikan dikaitkan dengan perusahaan tersebut.

“Dan saya mau tegaskan, keluarga kami, termasuk Pak Prabowo, tidak ada kaitan dengan perusahaan itu, dan terus terang saja kami merasa sangat-sangat dirugikan eksistensi perusahaan itu dan pelaku-pelakunya,” imbuhnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Kuasa Hukum Sebut Pelaporan Habib Rizieq ke Bareskrim Oleh PTPN VIII Bentuk Pembungkaman Kliennya

Published

on

Continue Reading

Hukum

5 Terduga Teroris yang Ditangkap di Aceh Diduga Jaringan Pengebom Polrestabes Medan

Published

on

Continue Reading

Headline

Polemik Sengketa Lahan Markaz Syariah, PTPN VIII Polisikan Habib Rizieq

Published

on

Continue Reading
Loading...