Connect with us

DPR

DPR Sarankan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua

Published

on

Realitarakyat.com – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyarankan Presiden Joko Widodo membentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur.

Hal ini perlu dilakukan karena masalah keamanan dan kesejahteraan di wilayah tersebut masih terus bergejolak.

“Saya kira keberadaan Desk Papua di beberapa kementerian perlu dievaluasi segera. Jika perlu, saya mengusulkan agar dibentuk kementerian atau badan khusus yang menangani Papua dan Indonesia Bagian Timur,” kata Sukamta saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020).

Dia menjelaskan mengapa kementerian atau badan khusus Papua, agar bisa fokus, ter-target jelas dan berproses sehingga masalah di Papua tidak membesar dan cepat terselesaikan.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI itu menilai, selama ini otonomi khusus yang berjalan dan berbagai proyek percepatan pembangunan infrastruktur belum menyentuh hal subtantif.

“Yang dilakukan oleh pemerintah seakan membangun Papua secara artifisial. Membangun jembatan, jalan raya, mengangkat stafsus dari Papua, berkunjung ke Papua, hal ini tidak menyentuh akar masalah di Papua,” ujarnya.

Menurut dia, adanya laporan soal pelanggaran HAM, gerakan separatisme, kemiskinan, pengangguran harus disikapi dengan kebijakan dan cara yang berbeda.

Dia menjelaskan, jika pemerintah masih gunakan model pendekatan yang sama maka tidak akan ada perubahan lebih baik dan tuntas bagi Papua.

“Karena itu dengan adanya Kementerian atau Badan khusus soal Papua dan Indonesia Timur, saya berharap ada pendekatan yang lebih progresif. Karena kementerian atau badan ini bertanggung jawab langsung kepada presiden,” ujarnya.

Sukamta menilai, Papua adalah Indonesia, karena itu menyelesaikan masalah di wilayah tersebut tidak bisa hanya menggunakan pendekatan kekuasaan poros Jakarta Papua.

Dia menilai, selama ini pendekatan pemerintah terkesan hanya pendekatan kekuasaan dan ekonomi sehingga perlu pendekatan sosiologis dialogis dengan kedudukan sejajar sebagai sesama anak bangsa sehingga bisa menjadi jalan untuk saling memahami dan mencari solusi bersama.

Dia juga kembali mengingatkan agar Pemerintah tidak menganggap enteng isu deklarasi Papua Barat Merdeka karena ibarat bibit api kecil, jika ada di dalam sekam akan sangat berbahaya.

“Sekamnya adalah rasa ketidakadilan, kemiskinan, keterbelakangan karena itu pilihannya yang paling utama adalah sejahterakan warga Papua, angkat harkat dan martabat warga Papua. Maka dengan sendirinya godaan dari kelompok separatis tidak akan berpengaruh kepada warga Papua,” katanya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Kapal China Masuk Selat Sunda, PKS Tuding Pemerintah Tak Serius Jaga Kedaulatan RI

Published

on

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta (ist/net)
Continue Reading

DPR

DPR: Bu Risma Jangan Cuma Mantau, Segera Turun ke Kalsel dan Sulbar

Published

on

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang (ist/net)
Continue Reading

DPR

Komisi V DPR Pertanyakan Pecahnya CVR Sriwijaya Air SJ182

Published

on

(ist/net)
Continue Reading
Loading...