Connect with us

DPR

Kesal Ke Menkes, Gus Nabil: Ingat Pak Kami Ini Legislator, Bukan Legalisator

Published

on

Realitarakyat.com – Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen agak kesal dengan sikap Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama stafnya, setelah tiga kali dirinya meminta draf jawaban Menkes dibagikan dan tidak dibagikan oleh Menkes dan stafnya.

“Minta ini (draf jawaban) Menkes saja tidak dikasih, gimana minta vaksin pak. Ini sangat meyakinkan bukan hanya cukup, ada harapan baru di tengah masyarakat, pak Budi bisa menyampaikan secara sistematis, Haduh urusan ngeshare ini saja gak bisa, urusan share ini,” cecar Nabil Haroen kepada Menkes Budi dan stafnya di Ruang Komisi IX DPR RI, Rabu (13/1/2021).

Dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, pihak Kementerian Kesehatan harus jelih melihat hal ini, agar ketegasan Komisi IX DPR terhadap Pemerintah tidak dinilai sebagai aksi menghambat vaksinasi atau semacamnya.

“Giliran diminta ini aja gak dibagi loh, kita gak minta duit dan ingat pak, kami ini legislator bukan legalisator, dan kita tidak ingin menghambat vaksinasi tapi sosialisasi yang benar dan meyakinkan tolong,” tegasnya.

Politisi yang akrab disapa Gus Nabil ini melanjutkan, dirinya bahagia saat Presiden Joko Widodo menunjuk Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, namun hal tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Kebahagian saya di awal awal Pak Budi ini ditunjuk sebagai Menkes, tolong di ini pak, saya gak tau yang bermasalah ini bapak atau anak buah bapak,” ujarnya.

Menurut Gus Nabil, sikap acuh Menteri Kesehatan dan stafnya sangat menyedihkan, karena yang diinginkan oleh Anggota Komisi IX DPR untuk mempermudah kerja Menteri Kesehatan, namun tidak digubris.

“Sudah diperintahkan untuk ngeshare ini aja gak dikasih. Sedih pak, saya melihat kondisi kayak gini, saya melihat kondisi seperti ini sedih. Padahal saya maksudnya enak ini, setelah di share kan saya bisa belajar mana-mana yang bisa dikoreksi,” jelasnya.

“Belum lagi ngomong soal badan BPOM, saya juga dulu sempat yakin independensi BPOM perlu ditanya katanya di slide bio farma itu Maret kok ini Januari dan sebagaimana. Rapat ini saya sarankan di tunda aja,” tutup Gus Nabil.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Yandri Susanto Positif COVID-19, Komisi VIII Perketat Protokol Kesehatan

Published

on

Yandri Susanto (ist//net)
Continue Reading

DPR

DPR Minta Ada Alih Teknologi Dari Pemasok Vaksin Covid

Published

on

Continue Reading

DPR

Dewan Minta Pemerintah Beri Kemudahan Bantuan Pada Pelaku UMKM

Published

on

Continue Reading
Loading...