PDIP Pastikan Diri Ikut Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sabu Raijua

  • Bagikan
PDIP, DPRD Surabaya
Ilustrasi gambar. DOK/NET
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan ikut bertarung dalam pemungutan suara ulang (PSU) bupati dan wakil bupati di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur pada 7 Juli 2021.

“Kami pastikan akan mengambil bagian dalam pemungutan suara ulang di Kabupaten Sabu Raijua karena hal itu merupakan suatu proses demokrasi yang harus dilakukan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Nusa Tenggara Timur, Emi Nomleni ketika dihubungi di Kupang, Rabu.

Emi Nomleni mengatakan hal itu terkait arah dukungan PDIP NTT terhadap pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang bertarung pada pemungutan suara ulang di Kabupaten Sabu Raijua.

Pemungutan suara ulang di Kabupaten Sabu Raijua dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Bupati dan Wakil Bupati terpilih Orient Riwu Kore dan Thobias Uly yang diusung PDIP pada pilkada serentak 9 Desember 2020.

Pembatalan kemenangan calon yang diusung PDIP itu setelah Bupati terpilih Orient P Riwu Kore tersandung status kewarganegaraan karena masih menjadi warga negara AS.

Menurut Emi Nomleni, PDIP NTT belum memutuskan siapa yang didukung PDIP dari dua pasangan calon yang bertarung dalam PSU di Sabu Raijua.

“Kami belum memutuskan siapa yang didukung PDIP, karena kami masih fokus untuk pemulihan kondisi Sabu Raijua yang porak poranda setelah dilanda badai siklon tropis seroja,” tegasnya.

Kendati demikian menurut Emi Nomleni, PDIP pasti memberikan dukungan terhadap calon yang didukung masyarakat Sabu Raijua pada pemungutan suara ulang nanti.

Pemungutan suara ulang di Kabupaten Sabu Raijua diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yaitu pasangan Nikodemus N Rihi Heke-Yohanis Uly Kale dan pasangan Takem Irianto Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba.[prs]

  • Bagikan