PAN Minta Menkeu Buka Anggaran yang Diblokir untuk Bantuan Pesantren dan Madrasah

  • Bagikan
PAN Minta Menkeu Buka Anggaran yang Diblokir untuk Bantuan Pesantren dan Madrasah
Sekjen PAN Eddy Soeparno. //Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Sekjen PAN, Eddy Soeparno meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani membuka anggaran yang diblokir untuk bantuan pondok pesantren dan madrasah. Menurutnya, dibutuhkan biaya operasional untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan bagi para santri di tengah pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, anggaran untuk Ponpes dan Madrasah yang diblokir oleh Kemenkeu berjumlah kurang lebih Rp500 Miliar. Anggaran ini diblokir selama 6 bulan tanpa alasan yang jelas.

“Ternyata semuanya (500 Miliar) masih diblokir oleh Kemenkeu sehingga Kemenag sampai sekarang tidak bisa menyalurkan bantuan tersebut untuk Ponpes dan Madrasah,” katan Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (27/6/2021).

Ketua Komisi VII DPR ini mendesak Kemenkeu untuk segera membuka blokir anggaran tersebut dan segera diberikan pada Ponpes dan Madrasah. Dia meminta bantuan untuk pesantren dan madrasah tidak ditahan-tahan

“Kami mendesak Kemenkeu untuk membuka blokir anggaran sebesar 500 Miliar ini dan segera distribusikan kepada Ponpes dan Madrasah. Di masa Pandemi ini Ponpes dan Madrasah sangat membutuhkan bantuan untuk bisa menyelenggarakan pendidikan. Bantuan untuk mereka jangan ditahan-tahan!” tegasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah menjanjikan dukungan kepada Ponpes dan pendidikan keagamaan di tengah Covid-19 melalui program pemulihan ekonomi pesantren.

Alokasi anggaran program tersebut sebesar Rp2,6 triliun menyiapkan pesantren untuk bisa beradaptasi terhadap kebiasaan baru akibat adanya pandemi Covid-19.[prs]

  • Bagikan