Ternyata Ini Penyebabnya Sopir Grab Aniaya Penumpang Wanitanya

  • Bagikan
Ternyata Ini Penyebabnya Sopir Grab Aniaya Penumpang Wanitanya
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Sopir taksi online GrabCar berinisial GJ yang diduga melakukan penganiayaan terhadap perempuan berinisial NT di daerah Jakarta Barat, ditangkap aparat kepolisian.

“Sudah ditangkap,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo,Minggu (26/12).

Ia juga menyebut sopir itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan kronologi peristiwa itu. Ia menyebut, peristiwa terjadi pada Kamis (23/12) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kasus bermula ketika korban memesan GrabCar dari PIK, Jakut, dengan tujuan ke rumahnya di Tambora, Jakbar.

Setelah memesan, mobil yang dikendarai tersangka pun datang.

“Setelah memesan melalui aplikasi online, kurang-lebih 5 menit mobil Wuling warna hitam dengan nopol B-1563-COT yang dikendarai oleh Tersangka Godelfridus Janter datang.

Kemudian pelapor bersama kakak pelapor menaiki mobil tersebut,” kata Zulpan dilansir dari detik.

Saat dalam perjalanan, NT merasa sakit di bagian perutnya hingga muntah.

Korban pun akhirnya muntah dan mengenai mobil tersangka. Tersangka saat itu merasa kesal.

“Pengemudi/rersangka ngedumel atau kesal, karena mobil miliknya tersebut kotor terkena muntah pelapor,” kata Zulpan.

Korban saat itu mengatakan akan memberikan uang lebih sebagai tambahan untuk mencuci mobil yang dikotori itu.

Ketika di rumah, korban turun dan membayar ongkos GrabCar Rp 53 ribu pakai OVO.

Korban juga memberikan tambahan Rp100 ribu sebagai bentuk permintaan maafnya. Namun tersangka saat itu tidak terima

“Dia tidak mau dan meminta uang Rp300 ribu, tetapi pelapor tidak memberikan dan tersangka turun dari mobil dan merangkul kakak pelapor Saudari J untuk meminta kekurangannya,” jelas Zulpan.

Karena korban tidak memberikan uang, tersangka lalu mengancam akan membawa teman-temannya dari untuk menggeruduk korban. Tersangka saat itu juga merangkul korban.

“Ketika tersangka memegang dagu korban, korban merasa risi, lalu tangan tersangka oleh korban ditepis dan tersangka menampar korban sebanyak satu kali. Kemudian korban membalas memukul menggunakan tangan kanan hingga mengenai sekitar wajah,” jelasnya.

Saat itu, tersangka lalu menendang korban dan mengenai perut korban. Ketika keributan terjadi, warga sekitar berdatangan untuk melerai. Kemudian tersangka kabur menggunakan mobilnya.(Din)

 

 

  • Bagikan