Amankan Arus Mudik Lebaran 2022, Polri Kerahkan 144 Ribu Personel

  • Bagikan
Amankan Arus Mudik Lebaran 2022, Polri Kerahkan 144 Ribu Personel
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, Mabes Polri akan menerjunkan 144 ribu personel untuk menjaga keamanan arus mudik di seluruh Indonesia.

Selain itu, Polri juga akan melakukan pemberlakuan one way (satu arus) untuk mengurai kemacetan mulai pukul 17.00 Wib hari Kamis tanggal 28 April 2022 di Tol Jawa.

Penjelasan ini disampaikan Ramadhan di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (21/4).

“Potensi kemacetan terjadi di jalur Merak, dan setelah Jakarta menuju Cikampek karena terjadi bottle neck penyempitan jalur jalan yang cuma 2 jalur,” kata Ramadhan.

Dari Jabotabek, ia memperkiraan pemudik mencapai jumlah 12 juta orang dari 85 juta pemudik se Indonesia.

“Untuk antisipasi kemacetan pemudik sebaiknya menyediakan minuman dan makanan yang cukup, juga BBM dan E Tol dua kali dari top up biaya tol,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ramadhan mengaku akan menerjunkan Intel Polri untuk menjaga keamanan bagi pemudik.

Sedang untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan pemudik, Ramadhan minta dari RT, keamanan perumahan dan Binmas Polri agar mendata warga yang mudik serta patroli untuk menjaga rumah pemudik.

“Semua demi mencegah agar tidak terjadi gangguan keamanan,” kata dia.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI, Komjen (pur) Adang Darajatun mengaku punya pengalaman menghadapi mudik hingga terjebak macet sampai 3 jam.

“Cuma dinikmati saja dengan tidak lupa membawa makanan membawa kuliner di rantang untuk persedian makan di jalan bersama anak istri di saat macet,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adang menegaskan keamanan mudik tidak ditangan Polisi saja, keamanan kendaraan menjadi tanggung jawab Menteri Perhubungan.

“Sedang bagi rumah yang ditinggal oleh pemudik, masyarakat bisa menjaga keamanan dengan melakukan patroli bersama,” kata mantan Wakapolri ini.

Keamanan lain yang tidak kalah penting yakni mencegah tejadi kebakaran dan pembobolan makanan di Mall atau kejadian pasar ambruk.[prs]

  • Bagikan