PPIH Embarkasi Surabaya Pindahkan Ruang Layanan CJH

  • Bagikan
PPIH Embarkasi Surabaya Pindahkan Ruang Layanan CJH
Ilustrasi/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, memindahkan ruang layanan pemberangkatan jamaah calon haji dari Hall Bir Ali ke Hall Muzdalifah di Asrama Haji Sukolilo.

“Ini untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah, sehingga lokasi proses pemberangkatannya dipindah ke Hall Muzdalifah,” ujar Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Husnul Maram di Asrama Haji Surabaya, Minggu (5/6).

Pemindahan lokasi pemberangkatan tersebut, kata dia, sesuai arahan dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI saat monitoring lokasi pemberangkatan jamaah agar pelayanan berjalan aman, nyaman dan terbaik.

Menurut dia, Hall Bir Ali atau ruang yang selama ini digunakan untuk memberangkatkan jamaah calon haji berada di lantai dua.

“Meskipun sudah disediakan akses eskalator, namun kurang aksesibel bagi beberapa orang,” ucap Husnul yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tersebut.

Selain itu, pemindahan lokasi pemberangkatan melalui Hall Muzdalifah memiliki efisiensi waktu yang signifikan.

“Kalau biasanya proses di Hall Bir Ali butuh 6-7 jam atau sejak keluar kamar hingga take off pesawat. Tapi sekarang menjadi 4-5 jam saja. Jadi, lumayan waktunya untuk istirahat,” katanya.

Sementara itu, pemindahan lokasi proses pemberangkatan di gedung baru ini diawali dari kelompok terbang (kloter) 02 pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Sedangkan, untuk kloter 01 sudah diberangkatkan yang dilepas oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin dan didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di dalam pesawat Saudi Arabia Airlines dari Bandara Juanda Surabaya di Kabupaten Sidoarjo.

Berdasarkan data dari Kemenag Jatim untuk Embarkasi Surabaya tahun ini ada 16.967 orang jamaah haji yang dilayani dan terbagi dalam 38 kloter.

Rinciannya, dari Jawa Timur sebanyak 16.087 orang, Provinsi Bali 318 orang, Provinsi Nusa Tenggara Timur 291 orang, Palembang 119 orang, serta petugas kloter 152 orang.

  • Bagikan