Dinkes Bantul Imbau Warga Manfaatkan Layanan Vaksin Booster Gratis

  • Bagikan
Dinkes Bantul Imbau Warga Manfaatkan Layanan Vaksin Booster Gratis
ilustrasi /net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat daerah ini agar memanfaatkan layanan vaksinasi COVID-19 booster yang disediakan pemerintah secara gratis untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari penularan virus Corona.

“Imbauan kita, monggo (silahkan) lakukan booster, mumpung masih ada kesempatan untuk booster yang sekarang dari pemerintah ada kelonggaran masih digratiskan dan sebagainya,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) Dinkes Bantul, Sapta Adisuka Mulyatno di Bantul, Jumat (29/7).

Dia mengatakan, apalagi di Dinkes Bantul yang merupakan Sentra Vaksinasi COVID-19 Bantul telah membuka pelayanan vaksin booster dua hari dalam seminggu yaitu setiap Rabu dan Jumat, ditingkatkan dari minggu lalu yang hanya satu hari tiap Jumat dalam seminggu.

Menurut dia, vaksin booster saat ini juga telah menjadi salah satu syarat bagi pelaku perjalanan jarak jauh dengan kereta api dan pesawat, bahkan nantinya tidak menutup kemungkinan segala aktivitas ekonomi masyarakat juga diwajibkan sudah vaksin dosis penguat itu.

“Setiap negara beda kebijakannya, tapi saya yakin bahwa mereka mewajibkan untuk vaksin sampai booster, jadi mumpung masih ada kesempatan itu dimanfaatkan, kita tidak membatasi siapa yang mau datang ke sini, dari Bantul, luar Bantul monggo, kita buka seluas-luasnya,” katanya.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, bahwa cakupan vaksinasi Bantul per 29 Juli, untuk dosis satu mencapai 790.852 orang atau 87,94 persen dari total sasaran 899.352 orang, sementara dosis dua mencapai 758.700 orang atau 84,36 persen.

Sedangkan untuk dosis tiga atau booster baru sebanyak 182.544 orang, atau 24,27 persen dari total sasaran penerima dosis penguat itu sebanyak 752.225 orang.

Adapun untuk kasus positif COVID-19 di Bantul, total akumulasi dari awal pandemi hingga 29 Juli sebanyak 74.206 orang, dengan telah sembuh sebanyak 72.320 orang, kemudian sebanyak 1.715 orang meninggal.

Dengan demikian, jumlah kasus aktif COVID-19 atau yang masih menjalani isolasi maupun perawatan di rumah sakit masih sebanyak 171 orang.

 

  • Bagikan