Jhon Lee Berjanji Bakal Bawa Hong Kong Dinamis dan Harmonis

  • Bagikan
Jhon Lee Berjanji Bakal Bawa Hong Kong Dinamis dan Harmonis
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – John Lee mengucapkan sumpah atas jabatan barunya sebagai Kepala Eksekutif Wilayah Administratif Hong Kong (HKSAR) untuk lima tahun ke depan dengan tekad membawa daerahnya lebih dinamis dan harmonis.

“Saya bersumpah atas jabatan sebagai Kepala Eksekutif dan akan menegakkan Undang-Undang Dasar, bertanggung jawab kepada pemerintah pusat, dan pemerintah HKSAR,” kata Jhon Lee, Jumat (1/7).

Pelantikan dan pengambilan sumpah yang dipimpin langsung oleh Presiden China Xi Jinping di gedung Convention and Exhibiton Center di kawasan Wanchai itu bersamaan dengan peringatan 25 tahun kembalinya Hong Kong ke China.

Jhon Lee menggantikan pejabat sebelumnya Carrie Lam yang telah habis masa jabatan periode pertamanya selama lima tahun.

Lee, pria berlatar belakang polisi berusia 64 tahun itu, memenangi pemilihan umum di Hong Kong pada Mei lalu.

Pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris Utama HKSAR tersebut menjadi calon tunggal pada pemilu lalu setelah Carrie menyatakan tidak mencalonkan diri lagi sebagai kepala eksekutif untuk periode keduanya pada lima tahun mendatang.

Sejak dikembalikan oleh Inggris ke China pada 1997 silam, Hong Kong menganut “Satu Negara, Dua Sistem”.

Dengan menjalankan “Satu Negara, Dua Sistem”, Hong Kong telah mencapai berbagai prestasi yang diakui di seluruh dunia, demikian Xi dalam sambutan acara pelantikan tersebut.

Menurut dia, Hong Kong telah membuka babak baru dalam memberikan kontribusi pembangunan ekonomi kepada China dalam jangka panjang, berkesinambungan, dan cepat.

“Lima tahun ke depan sangat penting bagi Hong Kong untuk melakukan berbagai terobosan,” kata Xi.

Pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu tiba di Hong Kong sejak Kamis (30/6) sore dengan menggunakan kereta api didampingi istri Peng Liyuan.

Kunjungan ke Hong Kong merupakan perjalanan Xi yang pertama kali ke luar wilayah daratan China dalam dua tahun terakhir sejak pandemi COVID-19 melanda.

Lee merupakan kepala eksekutif periode keenam sekaligus yang pertama sejak diberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional yang baru pada 2019 di Hong Kong.

  • Bagikan