Pulau Nias Alami Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

  • Bagikan
Pulau Nias Alami Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Gas elpiji 3 kg. ilustrasi/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Gas Elpiji 3 kilogram bersubsidi mengalami kelangkaan di Kota Gunungsitoli, Pulau Nias, dalam dua minggu terakhir. Hal ini membuat resah masyarakat setempat.

“Ini meresahkan, kelangkaan ini terjadi sebelum Pertamina menaikkan garga gas elpiji ukuran 5,5 kg dan 12 kg,” pedagang gas di Gunungsitoli, Zulmanto, Rabu(13/7/2022).

Diakuinya, masyarakat kebingungan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg tersebut.

“Ini karena stoknya berkurang dan tidak ada penjelasan dari distributor mengenai kelangkaan gas elpiji ini,” ujarnya.

Menurut Zulmanto, warga di Pulau Nias lebih dominan menggunakan gas 3 kg.

“Warga jarang yang menggunakan gas 5 kg dan 12 kg,” imbuhnya.

Ia menuturkan, jika pun ada harga gas 3 kg mengalami kenaikan.

“Harga mencapai Rp20.000 itu harga pengecer, tapi yang normal kami menjualnya Rp16.000,” tandasnya.

Meski gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan, menurut Zulmanto, masyarakat setempat tidak beralih ke gas 5,5 kg atau 12 kg. Sebaliknya, masyarakat beralih menggunakan minyak tanah untuk memasak.

“Setahu saya informasi yang didapat, mereka tidak beralih ek gas 5,5 kg atau 12 kg, tetapi mereka berupaya membeli minyak tanah,” terangnya.(Din)

  • Bagikan