ASEAN PARA GAMES 2022 – Kalah Adu Penalti Lawan Thailand, Indonesia harus Puas Raih Perak Sepak Bola CP

  • Bagikan
ASEAN PARA GAMES 2022 - Kalah Adu Penalti Lawan Thailand, Indonesia harus Puas Raih Perak Sepak Bola CP
/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia merebut medali perak ASEAN Para Games 2022 setelah kalah adu penalti 5-6 melawan Thailand dalam final di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jumat petang.

Pertandingan yang disaksikan dua ribuan penonton itu berlangsung seru dan menarik.

Thailand lebih dahulu memimpin pada menit 13 berkat gol yang dibuat Chanatip Deeman, namun tuan rumah menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Cahyana.

Pada babak kedua Indonesia berbalik unggul 2-1 dari gol yang dilesakkan Yahya Hernanda, namun giliran Thailand yang menyamakan kedudukan ketika pemain Thailand Narongchai Thaohong mencetak gol pada menit tambahan sehingga kedudukan imbang 2-2.

Pada perpanjangan waktu dua kali 10 menit, Indonesia memasukkan gol dari kaki Yusuf Suhendar untuk mengubah kedudukan 3-2, tetapi kembali Thailand menyamakan kedudukan dari penalti yang dieksekusi Phonpipat.

Giliaran Thailand yang berbalik unggul pada menit 82 ketika Siwadol mencetak gol yang membuat Indonesia tertinggal 3-4, tetapi tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit akhir babak tambahan.

Kedudukan 4-4 bertahan sampai 2×10 menit selesai sehingga pertandingan mesti dilanjutkan dengan adu penalti.

Penendang penalti pertama Indonesia, Yahya Hernanda, gagal memasukkan gol setelah bola membentur gawang. Yusuf Suhendar juga gagal setelah tendangannya ditepis kiper Thailand. Satu-satu penendang penalti Indonesia yang berhasil adalah Cahyana.

Sebaliknya dua penendang penalti Thailand berhasil menjalankan tugasnya sehingga Thailand merebut medali emas dengan skor akhir 6-5 (adu penalti 2-1).

Pelatih tim Indonesia Anshar Ahmad menilai pemain-pemainnya sudah bekerja keras dan bermain luar biasa, tetapi karena kurang tenang mereka gagal memenangkan laga ini.

“Kedua tim bermain bagus dan saling menyerang. Anak-anak sudah bermain maksimal dan pemainnya kurang komplit dan ada yang cedera,” kata Anshar setelah pertandingan.

Pertandingan final ini juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua PSSI Mochamad Iriawan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka.

Usai laga ini digelar penyerahan medali di mana medali emas untuk Thailand, medali perak untuk Indonesia, dan medali perunggu untuk Myanmar. (ndi)

  • Bagikan