Mahfud MD Sebut 461 Orang Pegawai Kemenkeu Terindikasi Terlibat Transaksi Keuangan Mencurigakan

Realitarakyat.com – Ketua Komite Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Mahfud MD menyebut ratusan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terindikasi terlibat dalam transaksi keuangan mencurigakan yang jumlahnya mencapai Rp53 triliun.

“Yang terlibat di Kemenkeu itu sekitar 461 orang,” kata Mahfud dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/3).

Indikasi mengenai keterlibatan itu dibeberkan Mahfud MD dalam data agregat yang didapatkan dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

Data agregat itu sendiri dibagi menjadi tiga bagian atau kelompok. Pertama, transaksi keuangan mencurigakan di Kemenkeu yang jumlahnya mencapai Rp35 triliun.

“Kemarin Ibu Sri Mulyani di Komisi XI menjelaskan hanya Rp3 triliun, yang benar Rp35 triliun,” ujar dia.

Menko Polhukam RI ini melanjutkan kelompok kedua adalah transaksi keuangan mencurigakan yang diduga melibatkan pegawai Kemenkeu dan pihak lain. Jumlahnya mencapai sebesar Rp53 triliun.

“Kemudian, transaksi keuangan terkait kewenangan Kemenkeu sebagai penyidik TPA dan TPPU yang belum diperoleh data sebesar Rp260 triliun sehingga jumlahnya Rp349 triliun,” tegas Mahfud MD.

“Nah ketika ditanya ke Ibu Menteri (Sri Mulyani) dia kaget karena enggak masuk laporannya. Karena yang menerima surat by hand itu bilang enggak ada surat itu. Sementara PPATK bilang ada,” ucapnya.[prs]