Gerindra Klaim Prabowo Subianto Mampu Atasi Tuntutan Buruh

  • Bagikan
Gerindra Klaim Prabowo Subianto Mampu Atasi Tuntutan Buruh
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. //NET
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra, Rudy Susmanto meyakini bahwa ketua umumnya, Prabowo Subianto mampu mengatasi tuntutan buruh soal kedaulatan pangan di Indonesia.

“Tuntutan itu dapat diwujudkan jika Prabowo menjadi presiden di tahun 2024,” Rudy, Selasa (2/5).

Ia mengatakan, sektor pertanian, peternakan dan ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas Prabowo Subianto dalam memberikan kontribusi nyata terhadap bangsa Indonesia.

“Sudah banyak kontribusi pak Prabowo dalam sektor kedaulatan pangan di Indonesia,” ujar Rudy yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu.

Menurut dia, hampir di seluruh penjuru Indonesia, Prabowo Subianto mengembangkan pertanian dan ketahanan pangan.

“Salah satunya Kabupaten Bogor, di Kampung Patriot merupakan upaya pak Prabowo dalam mengembangkan pertanian dan peternakan sebagai upaya menjaga kedaulatan pangan Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan ketahanan pangan akan mudah diatasi jika Prabowo Subianto menjadi presiden karena pengalaman yang dimiliki mantan Danjen Kopassus itu dalam sektor pertanian dan peternakan di Indonesia.

“Saya meyakini, salah satu tuntutan para buruh akan mampu diatasi jika pak Prabowo dipercaya masyarakat memimpin negara ini,” ujar Rudy.

Diketahui, Prabowo Subianto merupakan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2004 hingga 2015 sebelum menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Presiden Joko Widodo.

Prabowo Subianto juga merupakan salah seorang pengusaha yang bergerak pada bidang agrobisnis, seperti perkebunan kelapa sawit dan pertanian. Total lahan yang dikembangkan sebagai food estate di Kalimantan Tengah mencapai 700 ribu hektare serta luas areal (aluvial) gambut 165.000 hektare yang disiapkan untuk pengembangan pangan terintegrasi yang mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei 2023, para buruh melakukan aksi dengan menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah, salah satunya yakni di sektor ketahanan pangan.[prs]

  • Bagikan