Ingin Percepat Transformasi Digital Bagi Bisnis di Indonesia, CDT Melakukan Hal Ini

  • Bagikan
Digital, Ketimpangan Digital, UKM, HIPMI, UMKM, Akses Digital
Ilustrasi gambar/ist
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com –  PT Central Data Technology (CDT), penyedia solusi digital anak usaha CTI Group, bermitra dengan Akamai Technologies Inc untuk menyediakan solusi komprehensif yang diharapkan bisa mempercepat transformasi digital bagi bisnis di Indonesia.

Keduanya menjalin kemitraan strategis menyediakan solusi untuk semua perusahaan baik start-up dan enterprise, termasuk keamanan aplikasi & API, microsegmentation, zero trust, dan solusi cloud.

“Melalui kerja sama ini kami ingin membantu bisnis mengatasi berbagai tantangan terkait peningkatan kebutuhan untuk menghadirkan Enterprise Business Application dengan keamanan yang lebih baik,” kata Lugas Satrio, Presiden Direktur CDT, dalam pernyataan persnya, Kamis (1/6).

Seiring meningkatnya transformasi digital dalam pertumbuhan perusahaan, menurutnya, transaksi digital juga berkembang pesat di Indonesia.

Menurut laporan dari Google, Temasek, and Bain & Company (2022), Indonesia mengalami pertumbuhan industri digital secara signifikan dari 41 miliar dolar AS (Rp613 triliun) pada 2019 menjadi 77 miliar dolar AS (Rp1.152 triliun) pada 2022.

Beberapa faktor yang melatarbelakangi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia antara lain, pertama, populasi generasi muda yang melek digital, kedua adalah penggunaan seluler yang relatif tinggi untuk transaksi di media sosial maupun e-commerce.

Dan ketiga, semakin populernya pembayaran digital yang berkorelasi dengan peningkatan konsumsi online.

Selain peluang ekonomi, peningkatan bisnis digital ini juga berdampak pada peningkatan serangan siber yang perlu menjadi perhatian perusahaan. Menurut Akamai’s H1 Ransomware Threat Report — APJ Deep Dive, wilayah Asia-Pasifik dan Jepang (APJ) mengalami lonjakan serangan siber sejak awal pandemi COVID-19.

Organisasi di semua industri, 80 persen lebih mungkin, menjadi target serangan siber di APJ daripada di wilayah lain secara global dengan ransomware sebagai jenis serangan teratas.

Indonesia juga menjadi salah satu dari lima negara dengan jumlah serangan siber Conti terbanyak di APJ. Australia menempati urutan teratas dengan 45 persen, diikuti oleh India dan Indonesia.

“Kerja sama dengan CDT akan memastikan kualitas dukungan terhadap produk dan layanan inovatif Akamai kepada perusahaan di Indonesia dalam upayanya mengakselerasi bisnis digital mereka,” kata Pratyush Raj, Director of Partnerships Akamai Technologies.
Pewarta : Suryanto

  • Bagikan