Kaesang jadi Ketum PSI Diklaim Berdampak ke Suara Pemilih

PSI

Realitarakyat.com – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bengkulu menerangkan, dengan terpilihnya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum berdampak besar terhadap suara pemilih di wilayah tersebut.

Dengan terpilihnya Kaesang, memberikan warna dan suasana baru bagi PSI, sebab Putra Bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut memberikan pengaruh yang positif dari kalangan anak muda.

“Terkait Kaesang yang saat ini telah menjadi Ketua Umum PSI memiliki dampak yang besar dan ditargetkan satu fraksi atau empat kursi di DPRD Provinsi Bengkulu,” kata Bendahara DPW PSI Bengkulu Silvia di Kota Bengkulu, Rabu (27/9).

Ia menyebutkan, Kaesang Pangarep dinilai dapat mewakili anak muda atau kalangan milenial dan generasi Z serta bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya Bengkulu.

“Dengan terpilihnya Kaesang, kita akan lebih meningkatkan UMKM. Kaum milenial memilih Kaesang dan harapannya dengan masuknya Kaesang memberikan pengaruh yang besar khususnya suara di Bengkulu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kaesang Pangarep resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia periode 2023-2028 menggantikan Giring Ganesha.

Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Jakarta (25/9).

“Izinkan saya membacakan surat keputusan Dewan Pembina tentang pengangkatan saudara Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia,” ujar Grace saat membacakan putusan pengangkatan Kaesang sebagai Ketua Umum PSI.

Dengan terpilihnya sebagai Ketua Umum, Kaesang menargetkan PSI dapat memenuhi persyaratan ambang batas parlemen (“parliamentary threshold”) empat persen untuk lolos ke Senayan.

Ambang batas parlemen adalah ambang batas perolehan suara minimal partai politik dalam pemilihan umum untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.