Minta PBB Bertindak, Mahfud MD Kutuk Keras Bom Israel di RS Indonesia

  • Bagikan
Mahfud MD, Kebangsaan Religius
Menko Polhukam, Mahfud MD. //NET
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan mengutuk keras tindakan Israel mengepung dan menggempur RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Ia mengatakan belasan orang menjadi korban dari serangan Israel itu.

“Pemerintah mengutuk keras terjadinya pemboman Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Yang selama ini mengabdi untuk kemanusiaan, sekarang sudah kehilangan kontak, sudah luluh lantak, awaknya 13 orang belum bisa dihubungi, mungkin juga sudah meninggal bersama bom yang terakhir,” kata Mahfud di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (21/11).

Ia menegaskan Indonesia akan terus bersama Palestina hingga negara tersebut meraih kemerdekaannya. Mahfud pun mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengeluarkan resolusi untuk menghentikan serangan di Gaza.

“Negara-negara yang tergabung di dalam PBB itu supaya mengeluarkan resolusi lagi agar serangan-serangan dihentikan dari kedua belah pihak, demi kemanusian,” katanya.

Bertalian dengan itu, Mahfud mengatakan pemerintah masih berusaha mencari tiga orang WNI yang menjadi relawan di rumah sakit tersebut. Menurutnya, situasi di Gaza menyulitkan pencarian.

“Masih dicari cara karena tidak mudah juga ya, situasi sulit untuk dijangkau dengan kendaraan, hubungan komunikasi juga tidak mudah, tetapi pemerintah Indonesia terus berusaha sebaik-baiknya,” ucap dia.

Agresi Israel di Palestina masih terus terjadi. Pasukan militer dan tank Israel mengepung dan menyerang RS Indonesia sejak Senin (20/11) pagi.

Selama agresi, pasukan Israel menyerang warga dan fasilitas sipil seperti sekolah, tempat ibadah, dan rumah sakit.

Sejauh ini, jumlah korban jiwa di Gaza mencapai 13.300 orang, dengan mayoritas anak-anak dan perempuan. (ndi)

  • Bagikan