Nusron Sentil Kubu Ganjar-Mahfud yang Serang Paslon Lain dengan Tuduhan Lakukan Kecurangan

  • Bagikan
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid. ///dok/ist/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid, menyentil kubu Ganjar Pranowo-Mahfud Md yang kerap menyerang pasangan calon (paslon) lain dengan tuduhan melakukan kecurangan.

Nusron mengibaratkan tuduhan itu dengan peribahasa Jawa, yaitu ‘becik ketitik olo ketoro’, yang artinya ‘benar pasti kelihatan benar, jelek ketahuan siapa yang melakukan’.

Ini disampaikan Nusron menanggapi temuan dugaan pakta integritas salah satu kepala daerah untuk memenangkan Ganjar-Mahfud.

“Bahkan dipidatokan waktu pengundian. Kan akhirnya ketahuan siapa yang melakukan tindakan-tindakan tersebut, Jangan sampai nanti malu sendiri kalau ketahuan maling teriak maling, di depan media bilang nonton drakor politik, dibilang demokrasi tergerus, tapi praktiknya di lapangan malah jadi pemeran drakor itu sendiri,” kata Nusron dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (18/11).

Nusron menilai temuan pakta integritas ini harus ditindaklanjuti serius oleh aparatur hukum. Menurutnya, temuan ini merupakan pelanggaran serius jika terbukti benar.

Ketua GP Ansor periode 2010-2015 ini pun mengingatkan jangan sampai kepercayaan rakyat yang tergerus karena ada temuan-temuan di lapangan. Apalagi, mengenai pejabat yang ikut andil dalam proses pemenangan pasangan capres-cawapres tertentu, seperti yang ditunjukkan dalam dokumen pakta integritas Pj Bupati Sorong.

Nusron juga mempertanyakan tindak lanjut dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ataupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengenai isu ini.

“Kemana Kemendagri dan KemenPAN-RB kalau ada temuan seperti ini? Harus segera diusut agar ketahuan siapa pemain drakor yang sebenarnya. Jadi masyarakat tahu berdasarkan fakta. Dan harapannya, kementerian terkait tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan,” kata Nusron.

Sebelumnya, beredar dokumen Pakta Integritas yang ditandatangani oleh Pj Bupati Sorong Yan Piet Moso dan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Barat, Brigjen TNI TSP Silaban.

Pakta Integritas tersebut berisi lima poin, yang dalam poin keempat tertulis ‘Siap mencari dukungan dan memberikan kontribusi suara pada Pilpres 2024, untuk kemenangan Ganjar Pranowo.[prs]

  • Bagikan