Gibran Minta Ada Keselarasan Lulusan SMK dengan Kebutuhan Industri

  • Bagikan
Ijazah Palsu
Cawapres Prabowo, Gibran Rakabuming Raka/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menginginkan adanya keselarasan antara lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan kebutuhan industri.

“Jadi, dari SMK dan kebutuhan industrinya bisa sama-sama matched,” kata Gibran dalam keterangan video yang diterima di Jakarta, Jumat (8/12).

Wali Kota Surakarta itu membeberkan solusi terkait masalah pengangguran yang didominasi lulusan SMK.

Menurut Gibran, SMK-SMK akan diajak berkolaborasi dengan industri untuk mendampingi dan membarui tenaga pengajar serta alat-alat pembelajarannya.

Dia mencontohkan di Kota Surakarta, dia sebagai wali kota sudah menerapkan beberapa SMK untuk melakukan kerja sama dengan para donatur di dunia industri.

“Ada SMK yang fokus ke coding programming, kami perbarui semua komputernya. Ada juga yang fokus ke food and beverage (industri makanan). Jadi, alat-alat masaknya, alat-alat kitchen equipment kami perbarui. Sudah lulus siap kerja,” jelasnya.

Menurut dia, dengan adanya keselarasan tersebut, diharapkan tidak lagi menyusahkan anak-anak SMK, sehingga benar-benar bisa menjawab tantangan zaman. Ketika lulus SMK, menurut putra sulung Presiden Joko Widodo itu, anak-anak dapat langsung diserap industri.

“Jadi, tidak perlu lagi harus kursus ketika selesai dari SMK,” tambahnya.

Jika dia dan capres Prabowo Subianto terpilih memenangkan Pilpres 2024, Gibran mengaku ingin memastikan solusi tersebut diterapkan tahap demi tahap, sehingga masalah pengangguran di Indonesia bisa terselesaikan.

“Kami akan kerja sama dengan swasta, karena kebutuhan industri yang mengerti (adalah) pelaku industri itu sendiri,” ujarnya.

KPU telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye juga telah dijadwalkan mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.[prs]

  • Bagikan