Realitarakyat.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap cuaca panas di wilayah Jawa Timur beberapa hari terakhir bukan akibat gelombang panas atau heatwave seperti yang terjadi di sejumlah negara tetangga.
Ketua Tim Meteorologi BMKG Juanda, Surabaya, Shanas Prayuda menyebut naiknya suhu dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan oleh heatwave, melainkan karena Jatim mulai memasuki musim kemarau.
“Udara panas yang terjadi di Jatim belakangan, jika ditinjau secara karakteristik fenomena maupun indikator statistik pengamatan suhu, tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas,” kata Shanas, Jumat (3/5/2024).
Berdasarkan data BMKG Juanda, suhu maksimum harian di Jatim kini mencapai 34,4 derajat Celsius. (*)







