Sentimen Positif Dorong IHSG Ditutup Naik Signifikan

Sentimen Positif Dorong IHSG Ditutup Naik Signifikan
//Ilustrasi

Realitarakyat.com – Berkat sentimen positif terhadap perkembangan ekonomi Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik signifikan dalam perdagangan hari Selasa (23/9/2025).

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan pasar Hari Selasa mencatat IHSG menguat 1,06 persen atau 85 poin ke level 8.125.

“IHSG kembali mencapai rekor tertinggi dalam sejarah atau all time high,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Selasa (23/9/2025).

Rekor IHSG ditopang oleh sentimen positif pasar terhadap perkembangan ekonomi di triwulan IV-2025.

Sentimen positif itu didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan The Fed. Selain itu, pasar juga optimis terhadap perbaikan laba bersih perusahaan kuartal IV-2025.

“Penguatan IHSG juga didukung oleh pengesahan APBN 2026 oleh DPR RI. Dalam APBN 2026, asumsi pertumbuhan ekonomi tahun depan ditetapkan 5,4 persen,” ucap Tim Pilarmas.

Hari ini sebanyak 418 saham harganya naik, 267 saham harganya turun dan 272 saham harganya stagnan. saham sektor bahan baku naik paling kuat (2,48 persen), saham sektor teknologi turun paling dalam (-0,05 persen).

“Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga bergerak menguat. Saham yang mendominasi penguatan adalah PGEO, ADRO, BRPT, ADMR dan SMRA,” ujar Tim Pilarmas

Hari ini, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 57,72 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 2,4 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp31,62 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp14.876 triliun.

Sementara itu, Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia mencatat kenaikan IHSG disertai aliran masuk modal asing. Beli bersih saham oleh investor asing hari ini tercatat sebesar Rp451 miliar.

“Saham-saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BRMS, BUMI, ASII dan ARCI,” kata Tim Phillip Sekuritas. Kenaikan IHSG seiring dengan kenaikan bursa saham di kawasan Asia dalam penutupan perdagangan hari ini.

Kenaikan bursa saham di Asia didorong oleh optimisme akan trend kecerdasan buatan yang menyedot dana ke sektor teknologi. “Serbuan teknologi AI mendongkrak harga saham produsen chip komputer di banyak pasar saham Asia,” ucap Tim Phillip Sekuritas.

Cari laporan Tim Phillip Sekuritas, bulan ini saja, indeks KOSPI Korea Selatan naik 9,42 persen. TAIEX Taiwan melambung 8,31 persen dan Nikkei 225 Jepang naik 6,5 persen. ***