NTB Usulkan 8 Event Wisata Masuk Karisma Event Nusantara 2026

NTB Usulkan 8 Event Wisata Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Realitarakyat.com – Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengangkat potensi wisata daerah. Tahun 2026 mendatang, Dinas Pariwisata NTB mengusulkan delapan agenda wisata unggulan untuk masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN), program nasional yang menampilkan atraksi budaya dan pariwisata terbaik Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, menyampaikan bahwa pengusulan ini dilakukan sesuai standar kurasi yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. “Kami menunggu hasil rekomendasi dari pusat. Prosesnya membutuhkan kolaborasi antara provinsi, kabupaten/kota, dan penyelenggara event,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Jika tahun 2025 NTB hanya memiliki empat event yang masuk KEN, maka tahun depan jumlahnya berpotensi meningkat dua kali lipat. Delapan event yang diusulkan mewakili berbagai daerah, mulai dari Lombok hingga Bima dan Dompu. Tradisi Lebaran Topat di Lombok Barat juga disebut memiliki peluang besar untuk kembali masuk daftar, meski masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Aulia menekankan bahwa setiap event harus memberikan dampak nyata terhadap pariwisata dan ekonomi daerah. “Event harus bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, homestay, hingga kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Berikut daftar event yang diusulkan NTB untuk masuk KEN 2026:

  • Alunan Budaya Festival – Lombok Timur
  • Festival Sangiang Api – Kabupaten Bima
  • Perang Topat – Lombok Barat
  • Gili Festival – Lombok Utara
  • Festival Rimpu Mantika – Kota Bima
  • Festival Lakey – Kabupaten Dompu
  • Festival Sukerare Begawe Jelo Nyensek – Lombok Tengah
  • Mulud Adat Bayan – Lombok Utara

Deretan festival ini menawarkan pengalaman yang beragam: mulai dari tradisi unik Perang Topat yang sarat makna toleransi, atraksi budaya Rimpu Mantika di Bima, hingga pesona alam Lakey yang terkenal sebagai surga surfing. Wisatawan yang berkunjung ke NTB pada 2026 berpeluang menikmati kalender event yang lebih kaya, sekaligus merasakan langsung kehangatan budaya lokal.

Dengan usulan ini, NTB berharap semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara menjadikan Lombok dan Sumbawa sebagai destinasi utama. “Kami ingin NTB tidak hanya dikenal lewat keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya yang hidup dalam festival-festival ini,” tutup Aulia.(Ess)