Realitarakyat.com – Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan wacana koalisi permanen yang dilontarkan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia bukan serangan balik ke Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Menurutnya, gagasan itu murni untuk menjaga stabilitas pemerintahan.
“Ketum Bahlil menawarkan koalisi permanen karena hal itu memang penting, bukan untuk merespons siapa pun,” kata Sarmuji, Senin (8/12/2025).
Usulan koalisi permanen disampaikan Bahlil di depan Presiden Prabowo saat HUT Golkar, Jumat (5/12). Analisis politik sempat menyebut wacana itu sebagai sindiran ke Cak Imin yang baru bergabung ke pemerintahan.
Sarmuji menekankan koalisi permanen penting agar pemerintahan berjalan konsisten hingga akhir masa jabatan. “Kami berharap partai lain dalam koalisi punya semangat yang sama,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai wacana koalisi permanen bisa dibaca sebagai serangan balik Bahlil ke Cak Imin. Ia menyoroti pernyataan Cak Imin soal “taubat nasuha” yang sempat menyinggung sejumlah menteri, serta fakta bahwa PKB bergabung ke pemerintahan di tengah jalan.(Ess)







