Marquez Dibayangi Rekor Buruk di Mandalika

Marquez Dibayangi Rekor Buruk di Mandalika

Realitarakyat.com  — Marc Marquez datang ke Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan di sprint race dan balapan utama MotoGP Jepang. Namun, tantangan berat sudah menantinya di Sirkuit Mandalika, tempat ia belum pernah meraih poin dalam balapan utama.

Pembalap berjuluk The Baby Alien itu kini mengoleksi 331 poin, hanya terpaut dua angka dari Jorge Martin. Hasil di Mandalika pun menjadi penting bagi keduanya dalam persaingan perebutan posisi teratas klasemen.

Meski sedang dalam tren positif, Mandalika menyimpan catatan kurang menguntungkan bagi Marquez. Dalam empat penyelenggaraan MotoGP Indonesia sebelumnya, ia belum pernah berhasil menyelesaikan balapan utama dengan hasil yang memberinya poin.

Hasil terbaik Marquez di Mandalika sejauh ini adalah finis ketiga pada sesi sprint race edisi 2024. Sementara itu, pada musim 2025, ia menempati posisi keenam dalam sprint race sebelum mengalami kecelakaan saat balapan utama.

Catatan tersebut membuat balapan di Mandalika menjadi ujian tersendiri bagi Marquez. Ia bukan hanya dituntut menjaga momentum kemenangan, tetapi juga mematahkan tren buruk di salah satu sirkuit yang belum memberinya hasil maksimal.

Di sisi lain, Jorge Martin memiliki pengalaman lebih baik di Mandalika. Pembalap tersebut pernah menjuarai balapan utama pada edisi 2024 dan memenangi sprint race pada 2023.

Meski demikian, catatan Martin di sirkuit ini juga tidak sepenuhnya mulus. Ia gagal finis dalam balapan utama pada dua edisi awal, yakni 2022 dan 2023. Adapun pada musim 2025, Martin tidak tampil di Mandalika karena cedera.

Dengan selisih hanya dua poin di klasemen, persaingan Marquez dan Martin diperkirakan menjadi salah satu sorotan utama dalam seri Indonesia. Keduanya memiliki catatan berbeda di Mandalika, tetapi sama-sama membutuhkan hasil positif untuk menjaga persaingan.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Balapan ini menjadi kesempatan bagi Marquez untuk memperbaiki rekornya sekaligus menjaga posisinya dalam persaingan klasemen MotoGP.(Din)