Realitarakyat.com – Arus kendaraan pemudik pada arus mudik Lebaran 2024 di jalan arteri Karawang, Jawa Barat menuju jalur Pantai Utara atau Pantura pada Minggu (7/4) malam dipadati roda dua.
Pemudik memilih perjalanan malam karena menghindari panas pada siang hari. “Iya kalau perjalanan siang kan panas, jadi kita lebih memilih jalan malam,” kata seorang pemudik bernama Dede (28) saat dijumpai di jalur Karawang, Jawa Barat, Minggu (7/4) malam.
Pemudik ini akan pulang kampung ke wilayah Bumi Ayu, Jawa Tengah menggunakan sepeda motor bersama temannya. Ia sengaja membawa kendaraan roda duanya untuk pulang kampung, karena lebih irit dan sambil menikmati suasana perjalanan.
Ia sengaja mengajak temannya satu kampung agar bisa bergantian bila lelah. Terlebih, kata dia, perjalanan Bekasi-Bumi Ayu bisa 10-12 jam perjalanan.
Ketika ditanya mengapa memilih perjalanan mudik pada H-3 Lebaran, Pemudik ini pun mengaku lebih memilih santai. Karena, ia mengaku tak ingin terburu-buru dalam mudik tahun ini.
“Mudik itu kan untuk berkumpul sama sanak saudara, jadi kita gak buru-buru,” jelas dia.
Selama perjalanan dari Bekasi hingga Karawang, lanjut Dede, situasi jalan terlihat padat kendaraan roda dua. Seperti di Tambun, terus Cibitung dan Cikarang, juga mengelami kemacetan yang cukup memakan waktu.
“Kita banyak istirahatnya tadi, karena kalau ada kemacetan kita lebih memilih istirahat, kalau sudah lengang kita jalan lagi,” kata dia.
Dia pun berharap perjalanan menuju kampung halamannya lancar, dan tidak terjadi insiden apapun. “Mudah-mudahan gak ada apa-apa, lancar sampai kampung,” ungkap dia.
Berdasarkan pantauan di wilayah Karawang, pemudik dengan menggunakan sepeda motor memadati satu jalur ke arah Pantura. Mereka yang mudik dengan ciri khasnya terlihat cukup banyak membawa barang-barang, ada yang menggunakan tas ukuran besar, kardus dan lain-lain.
Jalan arteri di Karawang pada malam hari cukup berbeda ketimbang pada siang hari yang tidak terlalu banyak.
Sementara, Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, setiap hendak Lebaran mereka memang lebih banyak melakukan perjalanan pada malam hari, baik pemudik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil.
“Sesuai dengan pantauan, waktu favorit mereka memang lebih suka melakukan perjalanan malam hari,” kata dia.
Biasanya, mereka lebih memilih melakukan perjalanan sesuai buka puasa atau selepas waktu isya. Dia pun mengimbau para pemudik, agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan.
“Bila lelah, langsung istirahat, jangan dipaksakan, istirahat dalam perjalanan yang utama agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” kata dia.







