33 Napi yang Kabur Saat Lapas Merauke Terbakar Kembali Ditangkap

33 Napi yang Kabur Saat Lapas Merauke Terbakar Kembali Ditangkap

Realitarakyat.com  – Sebanyak 33 warga binaan yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, berhasil diamankan kembali. Mereka sebelumnya kabur saat kebakaran melanda area kantor lapas yang diduga dipicu kericuhan setelah razia telepon genggam (HP).

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, seluruh warga binaan yang sempat melarikan diri kini telah kembali berada di dalam lapas.

“Tadi ada 33 orang dan sudah diamankan semua sudah berada dalam lapas lagi,” kata Leonardo kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).

Meski seluruh warga binaan tersebut telah diamankan, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran dan keributan yang terjadi di dalam lapas.

Leonardo mengungkapkan, informasi sementara yang diterima kepolisian menunjukkan adanya perselisihan antara petugas lapas dan warga binaan. Situasi tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran yang kemudian terjadi.

“Jadi rupanya ada perselisihan antara warga binaan dengan petugas lapas,” ujarnya.

Polisi masih mendalami pemicu perselisihan tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan razia telepon genggam yang dilakukan sebelumnya.

Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, api diketahui sudah membakar sebagian area kantor Lapas Kelas IIB Merauke.

Leonardo mengatakan, kebakaran menghanguskan area kantor lapas. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, api diduga berasal dari bagian dalam bangunan.

“Saat kita datangi ternyata api berasal dari dalam yang kemungkinan besar disebabkan oleh warga binaan,” katanya.

Ia memastikan kebakaran telah berhasil dipadamkan. Namun, penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan penyebab kebakaran serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Polisi juga terus mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan warga binaan melarikan diri, mulai dari perselisihan di dalam lapas hingga terjadinya kebakaran.

Hingga Jumat (9/10/2026), seluruh 33 warga binaan yang kabur telah kembali diamankan di dalam lapas, sementara penyebab pasti kericuhan dan kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.(Din)