Realitarakyat.com – Kepala Satlantas Polresta Cirebon Kompol M. Ardi Wibowo mengungkap, pihaknya telah menerapkan skema pengaturan arus kendaraan yang efektif selama arus mudik lebaran 2024.
Peraturan arus kendaraan itu dengan menempatkan sejumlah personel untuk mengurai kepadatan pemudik di jalur arteri pada H-4 Lebaran 2024.
“Kita tempatkan personel untuk melakukan penarikan atau mengurai kalau terjadi kepadatan arus atau antrean kendaraan di jalur pantai utara (pantura),” kata Ardi di Cirebon, Minggu (7/4).
Dalam pengaturan arus lalu lintas di wilayah Cirebon, para personel disebar di lokasi rawan kemacetan di jalur pantura Cirebon, yakni dari wilayah Susukan hingga Losari serta arah sebaliknya.
Dia melihat, titik rawan kemacetan itu umumnya dikarenakan adanya aktivitas pasar tumpah, sehingga memicu mobilitas masyarakat setempat yang cukup tinggi.
Karena itu, pihaknya penerapan rekayasa lalu lintas di jalur arteri pantura perlu dilakukan dengan melihat kondisi terkini.
Artinya, lanjut dia, pengaturan lalu lintas itu tidak sampai mengganggu aktivitas warga lokal maupun pemudik ketika melintas di wilayah Cirebon.
“Jadi sepanjang arteri, ada 69 u-turn atau titik putar balik yang ditutup. Tujuannya untuk mengurangi persilangan arus. Kalau tidak ditutup akan mengakibatkan kepadatan lebih panjang,” beber dia.
Sejauh ini, kata Ardi, kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polresta Cirebon masih terkendali, meski terjadi peningkatan kendaraan pada H-4 Lebaran yang diprediksi jadi puncak arus mudik.
Adapun lonjakan kendaraan terjadi juga pada jalur arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang disebabkan banyak kendaraan melewati jalan arteri karena diberlakukannya sistem one way di ruas dalam tol.
Kendati begitu, pihaknya menjamin pergerakan kendaraan tetap lancar meski di beberapa titik terdapat sedikit hambatan.
“Masyarakat maupun yang mengemudikan kendaraan dari wilayah Jawa Tengah akan menggunakan arteri. Ada peningkatan, tapi masih kategori wajar,” ucap dia.
Selain di arteri, Satlantas Polresta Cirebon melakukan pengaturan di ruas tol yang masuk wilayah hukumnya.
Selama arus mudik berlangsung, tambah Ardi, para pemudik diimbau mematuhi aturan berkendara dan selalu berhati-hati saat melintas di jalur arteri maupun ruas tol.
“Kami meminta juga agar warga tidak membongkar u-turn yang ditutup. Karena ada sebagian juga yang dibuka,” katanya.







