Realitarakyat.com – Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus berlanjut pada Selasa, 24 September 2024 ini.
Nilai tukar rupiah pada hari ini menguat tipis dalam pembukaan perdagangan di posisi Rp15.196.5 per dolar AS.
Sedangkan saat penutupan perdagangan Senin, 23 September 2024, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.215.205 per dolar AS.
“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS. Karena indeks dollar terkoreksi setelah rilis data PMI manufaktur Amerika Serikat yang melemah,” kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Selasa.
S&P Global hari Senin kemarin menyebutkan, Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur AS turun tipis menjadi 54,4 pada September. Level tersebut menjadi yang terendah dalam dua bulan terakhir.
Di bulan Agustus, PMI manufaktur AS tercatat sebesar 55,7. Meskipun mengalami penurunan di bulan September, tapi masih di level ekspansi karena angkanya di atas 50.
Menurut Lukman, penurunan PMI manufaktur AS lebih lemah dari perkiraan pasar. Di sisi lain, para investor masih berkonsolidasi dan menunggu pidato Ketua The Fed Jerome Powell di pekan ini.
Selain itu pelaku pasar juga menantikan data inflasi AS berupa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE). Sehingga untuk hari ini rupiah diperkirakan akan bergerak di rentang Rp15.150-15.250 per dolar AS.***







