Sudah Sembilan Hari Tak Berhasil, Tim Penyelamat Ubah Pola Operasi Temukan Turis Perempuan India yang Hilang Ditelan Lubang Pembuangan

Malaysia
Bendera Malaysia/net

Realitarakyat.com – Setelah sembilan hari, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap turis India berusia 48 tahun yang jatuh ke lubang pembuangan di Jalan India, Kuala Lumpur, dihentikan.

Operasi yang dilakukan tim penyelamat, menurut laporan Bernama, diubah ke tahap pencarian dan pemulihan yang kini mengerahkan 194 petugas gabungan dari pemdam kebakaran Kuala Lumpur, Angkatan Pertahanan Sipil, Konsorsium Air Indah, Kepolisian Kerajaan Malaysia, Unit K9 dan lain sebagainya.

Tim penyelamat Malaysia itu sudah melakukan berbagai cara termasuk menggunakan semburan air bertekanan tinggi untuk mencari seorang turis India bernama Vijayaletchumy itu.

Turis berkelamin perempuan tersebut dikabarkan telah ke lubang pembuangan di Jalan Masjid India, saat permukaan trotoar tiba-tiba amblas di saat yang sama Vijayaletchumy sedang berjalan di atasnya.

Saat itu, Vijayaletchumy sedang berjalan menujuk pura di sekitar jalan tersebut.

Sejak insiden tersebut, sebuah klaim dari tahun 2015 muncul kembali di media sosial bahwa ada potensi “lubang amblas raksasa” muncul di ibu kota Malaysia kapan saja.

Namun pada hari Minggu, Wali Kota Kuala Lumpur Maimunah Mohd Sharif mengatakan kota itu “tetap aman”.

Kota itu telah lama dibangun dan klaim bahwa kota itu tidak aman untuk pembangunan harus didukung oleh bukti yang kuat, katanya, seperti dilansir dari kantor berita Bernama.

Sebagai tanggapan, satuan tugas yang mencakup Departemen Mineral dan Geosains, Balai Kota Kuala Lumpur, Kepolisian Kerajaan Malaysia, dan Departemen Pekerjaan Umum telah dibentuk untuk mempelajari keselamatan pembangunan di ibu kota, katanya.

Balai Kota Kuala Lumpur juga mengatakan operasi pembilasan dari Minggu malam hingga pukul 2 pagi pada Senin di lubang got lain yang lebih jauh di mana air mengalir pelan terlihat tidak membuahkan hasil.

Tim penyelamat juga terus melakukan pencarian di pabrik pengolahan Pantai Dalam, tempat pembuangan limbah berakhir, kata Balai Kota Kuala Lumpur.

Pihak berwenang mengatakan pencarian akan dilakukan hingga wanita yang hilang ditemukan.***