Realitarakyat.com – Puluhan rumah rusak di dua desa Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, diterjang angin puting beliung, Rabu, 2 Oktober 2024 petang.
Hal itu disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Grobogan, Soewignyo, melalui radio siaran, Jumat, 4 Oktober 2024 malam.
Angin puting beliung melanda Dusun Krajan, Desa Plosoharjo, dan Dusun Grogol, Desa Tambirejo, Kecamatan Toro.
“Di Desa Tambirejo terdapat 2 rumah rusak sedang, 15 rumah rusak ringan, dan 1 orang luka ringan. Sementara, di Desa Plosoharjo ada 86 rumah rusak ringan dan beberapa pohon tumbang,” kata Soewignyo.
Meski sebagian rumah rusak sedang dan ringan, namun kondisi warga secara keseluruhan baik dan tidak ada yang mengungsi. Untuk perbaikan rumah, kebanyakan dilakukan swadaya warga sendiri dan ada bantuan dari desa.
Saat kejadian, menurut Soewignyo, BPBD bekerja sama dengan TNI, Polri, dan PLN membersihkan pohon-pohon yang tumbang serta menghidupkan kembali listrik yang padam. “Dari BPBD Kabupaten Grobogan menyalurkan logistik berupa makanan untuk masyarakat yang ikut melakukan kerja bakti,” ujarnya.
Menurut Soewignyo, guna mengantisipasi becana angin puting beliung ke depan, yang pertama adalah reboisasi pohon yang tumbang. Kedua, mengimbau warga supaya siaga bencana saat musim pancaroba.
“Warga agar memperkuat konstruksi bangunan rumah mereka, terutama atapnya. Sehingga tahan jika sewaktu-waktu terjadi terpaan angin kencang,” jelasnya.
Yang ketiga, ketika terjadi angin puting beliung, warga diimbau untuk segera pindah ke lokasi yang jauh dari jatuhan genting. “Jika sedang berada di jalan, hindari menepi di bawah pohon,” ucapnya.
Soewignyo juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan memantau kondisi cuaca. Karena saat ini sedang musim pancaroba atau pergantian musim, di mana potensi angin kencang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Masyarakat bisa mendapatkan informasi cuaca dari WhatsApp Group BPBD Grobogan atau melalui website BMKG,” ujarnya.***







