Program Kerakyatan Presiden Prabowo Punya Landasan Makro Ekonomi yang Kuat

Program Kerakyatan Presiden Prabowo Punya Landasan Makro Ekonomi yang Kuat
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko. (instagram @bp_taskin)

Realitarakyat.com – Program kerakyatan Presiden Prabowo memiliki landasan makro ekonomi yang kuat karena memadukan pemikiran dua ekonom besar dunia yaitu John Maynard Keynes dan Friedrich Hayek.

“Program kerakyatan Pak Prabowo memiliki konsep makroekonomi yang bagus sesuai dengan perspektif Keynesian. Keynes menekankan pentingnya stimulus dari sisi permintaan untuk menggerakkan ekonomi, terutama saat ada kesenjangan pengeluaran atau pengangguran,” kata Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko di Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Budiman menyontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar belanja konsumsi pemerintah. Program itu, kata Budiman, dapat menciptakan permintaan berantai mulai dari petani, nelayan, hingga industri logistik.

“Sekolah Rakyat juga tidak berhenti pada akses pendidikan, melainkan investasi publik dalam sumber daya manusia yang akan meningkatkan produktivitas jangka panjang. Sedangkan, Koperasi Desa Merah Putih memperkuat basis industri komunitas di berbagai daerah,” ucapnya.

Budiman menekankan bahwa program-program Presiden Prabowo tidak berhenti pada pendekatan Keynesian. Menurut Budiman, ada pula nilai Hayekisme, yakni pemberdayaan individu dan komunitas.

“Semua program itu berguna untuk memberdayakan masyarakat. Koperasi Desa Merah Putih memberdayakan ekonomi berbasis desa, Sekolah Rakyat meningkatkan kapasitas individu agar lebih produktif,” ujarnya. ***