Realitarakyat.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia jika DPR belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dengan sempurna.
Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Paripurna Khusus DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/10).
“Dengan penuh kerendahan hati, atas nama seluruh Anggota dan Pimpinan DPR RI, kami meminta maaf kepada rakyat Indonesia,” kata Puan.
Ia menegaskan DPR harus berani mendengar kritik, baik yang disampaikan dengan halus, keras, maupun kasar. Kritik itu bisa datang lewat demonstrasi di depan gedung DPR, aksi di daerah-daerah, hingga unggahan di media sosial.
Menurut Puan, kritik publik adalah bagian penting dari demokrasi dan harus menjadi dorongan bagi DPR untuk terus berbenah.
“DPR harus berkomitmen tinggi meningkatkan dedikasi, agar harapan dan keyakinan rakyat tetap tumbuh dan mengakar,” ujarnya.
Puan juga mengingatkan seluruh anggota dewan bahwa tugas mereka adalah membicarakan kepentingan rakyat, bukan sebaliknya. Ia menekankan bahwa tanggung jawab anggota DPR tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga bagi masa depan bangsa.
“Kebijakan negara yang kita ambil pada hari ini akan menentukan masa depan bangsa dan negara,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota DPR menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai energi positif untuk menyempurnakan kinerja lembaga legislatif.
“Marilah kita perkuat komitmen dan kerja bersama untuk mewujudkan DPR RI yang sungguh-sungguh menjadi rumah rakyat, suara rakyat, dan perjuangan kehidupan rakyat,” pungkasnya.[prs]







