Realitarakyat.com – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) terus mematangkan kajian terkait rencana penggabungan sejumlah BUMN karya dengan target penyelesaian pada Desember 2025.
“Sedang kami kaji bagaimana skema merger kelompok BUMN karya. Mudah-mudahan Desember ini selesai,” ujar Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma’ruf, di Jakarta, Selasa (25/11).
Aminuddin menjelaskan bahwa BP BUMN bekerja bersama tim dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Danantara (BPI Danantara) untuk memastikan proses konsolidasi tersebut berjalan efektif dan terarah.
Terkait penghapusan (delisting) saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Aminuddin belum memberikan jawaban pasti.
“Tunggu saja, nanti kita buat kluster beberapa BUMN untuk yang BUMN karya,” katanya.
Sebelumnya, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan bahwa kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi dan konsolidasi perusahaan-perusahaan pelat merah.
Ia menyatakan bahwa kerja sama tersebut menjadi kunci peningkatan efisiensi dan efektivitas kinerja BUMN di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
“Transformasi BUMN adalah langkah penting agar BUMN dapat beradaptasi dan semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global,” ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (9/10).
Pembahasan mengenai arah kebijakan dan strategi pertumbuhan ekonomi menuju 2026 juga mengemuka dalam ANTARA Business Forum 2025 (ABF 2025) yang digelar Perum LKBN ANTARA di The Westin Jakarta.
Forum tersebut mendapat dukungan dari sejumlah BUMN strategis seperti PLN, MIND ID, PT Antam Tbk, dan Bank BJB.[prs]







