DPR  

Daniel Johan: Banjir Sumatera Bukti Kerusakan Hutan Sudah Parah

Daniel Johan: Banjir Sumatera Bukti Kerusakan Hutan Sudah Parah
Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan. //Net

Realitarakyat.com – Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendesak Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk segera menuntaskan investigasi terkait tumpukan kayu gelondongan yang terbawa banjir besar di Aceh dan Sumatera.

Ia menilai fenomena itu merupakan indikasi kuat adanya penebangan hutan besar-besaran yang berdampak langsung pada kerusakan lingkungan.

Daniel menjelaskan, keberadaan kayu gelondongan dalam jumlah besar tidak mungkin terjadi tanpa aktivitas penebangan di hulu.

“Kayu-kayu itu tidak mungkin muncul tiba-tiba. Itu jelas berasal dari hutan yang ditebang, dan menunjukkan betapa parahnya kerusakan hutan kita. Ini adalah bencana ekologis,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (5/12).

Menurutnya, banjir besar yang melanda sejumlah wilayah tidak semata disebabkan oleh cuaca ekstrem, tetapi juga merupakan konsekuensi dari praktik deforestasi yang terus berulang.

Karena itu, ia menyerukan perlunya “taubat ekologis” dari seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya alam, baik pemerintah, masyarakat, maupun industri.

Daniel meminta Satgas PKH mengambil langkah tegas dan tidak diskriminatif dalam mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk jika melibatkan korporasi atau pejabat berpengaruh.

“Satgas tidak boleh tebang pilih. Bila ada pelaku yang memiliki nama besar, apakah pengusaha atau pejabat, Satgas harus berani mengungkapkannya. Tidak boleh ada yang ditutupi. Jangan ada yang dilindungi,” tegasnya.

Ia berharap temuan kayu gelondongan tersebut menjadi momentum perbaikan tata kelola hutan dan lingkungan hidup di Indonesia.

Daniel menegaskan bahwa siapa pun yang merusak alam harus dimintai pertanggungjawaban agar bencana serupa tidak terulang.[prs]