Zulhas: Stop Impor, Produksi Beras Nasional Dongkrak Harga Dunia Turun

Zulhas: Stop Impor, Produksi Beras Nasional Dongkrak Harga Dunia Turun
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. //net

Realitarakyat.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan kebijakan Indonesia menghentikan impor beras berdampak langsung pada harga beras global.

Menurutnya, Indonesia sebelumnya sempat menjadi salah satu importir beras terbesar dunia. Namun, lonjakan produksi dalam negeri membuat kebutuhan impor beras tidak lagi diperlukan.

“Dulu harga beras dunia bisa tembus 650 dolar AS per ton. Sekarang, karena Indonesia tidak lagi membeli, harganya turun di bawah 400 dolar AS,” ujar Zulhas, Selasa (16/12).

Data Kemenko Pangan mencatat, sepanjang Januari–Desember 2025 produksi beras nasional mencapai 34,77 juta ton, naik 13,54 persen dibanding tahun sebelumnya. Surplus produksi mencapai 4,7 juta ton, dengan stok Bulog kini menembus 3,7 juta ton.

Selain beras, produksi jagung juga meningkat menjadi 16,55 juta ton, atau naik 9,34 persen dibanding periode sebelumnya.

Zulhas menilai peningkatan produksi tidak lepas dari pemangkasan aturan pupuk bersubsidi. Dari 148 regulasi yang ada, kini hanya tersisa 33 aturan sehingga distribusi pupuk lebih cepat dan tepat waktu.

“Pupuk sudah sampai sebelum masa tanam. Dampaknya luar biasa terhadap hasil panen,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada akhir tahun ini atau awal tahun depan pemerintah akan mengumumkan capaian swasembada beras. “Satu tahun ini kita sudah swasembada. Nanti Menteri Pertanian akan umumkan secara resmi,” kata Zulhas.(Din)