Realitarakyat.com – Ketua PDI Perjuangan (PDIP) Sumatra Barat, Alex Indra Lukman, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Barat dalam agenda buka puasa bersama yang digelar di Jakarta, Senin (9/3).
Alex menegaskan bahwa kehadiran Buya Bakhtiar selaku Ketua PWM Sumbar periode 2022-2027 beserta jajaran membuktikan bahwa kerja sama yang dibangun kedua belah pihak bersifat substantif dan berkelanjutan.
“Ini membuktikan kerja sama yang telah dibangun bukan semata kiasan atau kepentingan jangka pendek di momen Pemilu saja,” ujar Alex dalam keterangannya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Ekonomi PWM Sumbar, Buya Yosmeri Yusuf, serta Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiah (PWA) Sumbar, Syur’aini. Dari internal partai, hadir pula anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota serta pengurus cabang PDIP se-Sumatra Barat.
Dalam sambutannya, Alex yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, menyoroti ikatan historis antara PDIP dan Muhammadiyah melalui sosok Presiden Sukarno.
Ia mengakui bahwa kolaborasi ini merupakan hal luar biasa yang kini menjadi perhatian internal partai, baik di tingkat daerah maupun pusat.
“Kehadiran Muhammadiyah bersama kami yang ‘merah-merah’ ini adalah sesuatu yang luar biasa. Saya bertekad untuk terus bekerja sama dan saling membesarkan,” tambah Alex.
Ia juga menginstruksikan seluruh pengurus cabang di Sumbar untuk mulai menjalin komunikasi intensif dengan pengurus Muhammadiyah di wilayah masing-masing guna menjalankan program kerakyatan dan keagamaan.
Alex secara khusus berterima kasih atas rekomendasi PWM Sumbar pada Pemilu 2024 yang turut mengantarkannya kembali ke DPR RI. Sebagai tindak lanjut nyata di bulan Ramadan 1447 H ini, PDIP Kabupaten Agam dan Kota Padang tengah melaksanakan kegiatan Daurah Tahfizh Al-Qur’an.
Sementara itu, Buya Bakhtiar dalam tausyiahnya yang bertema “Puasa dan Pentasyarufan Kebajikan” menekankan bahwa ibadah puasa harus melahirkan kesalehan ritual yang sejalan dengan kesalehan sosial.
Ia mengibaratkan takwa sebagai sikap kehati-hatian dalam melangkah agar tidak memicu persepsi negatif di masyarakat.
Dalam kerangka memperkuat silaturahmi politik, Buya Bakhtiar mengumumkan bahwa PWM Sumbar merekomendasikan tokoh muda Muhammadiyah, Muhammad Fakhri, untuk berkiprah di PDIP.
Fakhri merupakan mantan Ketua PW IPM Sumbar yang kini menjabat Sekretaris Majelis Pembinaan Kader PWM Sumbar.
“Kami sengaja mengutus aktivis muda Muhammadiyah ke PDI Perjuangan. Semoga tali silaturahmi ini terus memberikan kemaslahatan bagi umat,” tutur Buya Bakhtiar. Ia juga mengapresiasi kinerja Alex Indra Lukman yang terus mengawal tujuan perserikatan setelah terpilih melalui rekomendasi Lembaga Hikmah Kebijakan Publik (LHKP) PWM Sumbar.[prs]







