Dukung Evaluasi Impor Pikap India, Senator Lia Istifhama: Harus Terukur dan Transparan

Dukung Evaluasi Impor Pikap India, Senator Lia Istifhama: Harus Terukur dan Transparan
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama. //ist

Realitarakyat.com – Rencana impor 105 ribu unit mobil pikap asal India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi masuk tahap pengkajian ulang.

Langkah penundaan ini mendapat dukungan penuh dari Anggota DPD RI Lia Istifhama, yang menekankan pentingnya transparansi dalam kebijakan skala besar.

Senator asal Jawa Timur ini menegaskan bahwa setiap keputusan impor, terutama dalam jumlah fantastis, wajib berbasis pada data kebutuhan yang jelas dan dampak ekonomi yang terukur.

Menurutnya, aspek akuntabilitas harus dikedepankan agar kebijakan tersebut tidak memicu polemik di tengah masyarakat.

“Intinya, impor tersebut saat ini sedang dikaji ulang dan kami mendukung langkah itu. Kebutuhannya harus benar-benar jelas, terukur, dan transparan,” ujar Lia dalam keterangan resminya.

Penundaan ini sebelumnya mencuat setelah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, melakukan koordinasi intensif dengan Presiden Prabowo Subianto serta jajaran menteri terkait.

Dasco menyatakan bahwa proses ini tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa guna memastikan setiap tahapan sesuai dengan arahan Presiden.

Menanggapi hal tersebut, Lia Istifhama mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan mitigasi dampak terhadap industri otomotif nasional dan penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia menilai kajian mendalam akan menghasilkan keputusan yang jauh lebih kuat secara hukum dan fungsional bagi ekonomi rakyat.

“Jika kebijakan menyangkut angka besar dan hajat hidup orang banyak, kehati-hatian adalah kewajiban. Kajian ulang ini akan membuat keputusan lebih akuntabel dan minim risiko,” pungkasnya. (ndi)