Realitarakyat.com – Direktur Literasi Politik Indonesia (LPI), Ujang Komarudin, menegaskan bahwa penguatan stabilitas politik, keamanan, serta ketahanan pangan dan energi merupakan kunci utama bagi Indonesia untuk bertahan di tengah dinamika geopolitik global yang kian tidak menentu.
Hal tersebut disampaikan dalam diskusi “Dialektika Demokrasi” di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (22/4).
Ujang menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di berbagai kawasan, mulai dari Timur Tengah hingga Asia, sebagai peringatan bagi pemerintah untuk memperkuat kesiapan internal.
Menurutnya, kekuatan global saat ini masih didominasi oleh negara-negara besar yang sering kali memaksakan kehendak di atas negara yang lebih lemah.
“Dalam sejarah, yang kuat akan berbuat sesuai kemampuannya, sementara yang lemah akan menerima konsekuensinya. Ini realitas geopolitik yang tidak bisa dihindari,” ujar Ujang dalam diskusi bertema kedaulatan bangsa tersebut.
Ia memaparkan bahwa ketahanan energi menjadi tantangan besar, terutama terkait ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM).
Meski mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga pasokan energi sejauh ini, Ujang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur cadangan energi nasional.
Selain energi, faktor krusial lainnya adalah ketersediaan pangan bagi ratusan juta penduduk Indonesia.
Ia memperingatkan bahwa gangguan pada sektor ini dapat memicu dampak sosial yang serius, sehingga swasembada pangan harus tetap menjadi prioritas strategis negara.
Ujang menekankan bahwa fondasi dari semua sektor tersebut adalah stabilitas politik dan keamanan. Jika kondisi politik dalam negeri terguncang, maka sektor ekonomi dan kedaulatan lainnya akan ikut terdampak.
“Kalau stabilitas politik dan keamanan terjaga, sektor lain akan ikut stabil. Namun, jika ini terganggu, semua aspek ketahanan nasional akan ikut terdampak,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia juga mendorong penguasaan teknologi dan penguatan ketahanan budaya agar identitas bangsa tetap terjaga di tengah arus globalisasi.
Ia berharap talenta-talenta lokal dapat terintegrasi dengan optimal untuk memastikan kedaulatan Indonesia di masa depan. (ndi)







