Realitarakyat.com – Anggota Komisi V DPR RI, Rofik Hananto, mendesak pemerintah untuk memprioritaskan percepatan pembangunan jalur dwiganda atau double-double track (DDT) di lintas Jakarta-Cikarang.
Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang paling mendesak setelah terjadinya kecelakaan hebat antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam lalu.
Menurut Rofik, kawasan aglomerasi dengan beban jalur yang sangat padat memerlukan pemisahan lintasan agar frekuensi pergerakan kereta lebih teratur dan aman.
“Dengan adanya double track, frekuensi dan pergerakan kereta bisa lebih teratur, mengurangi kepadatan, serta meminimalisasi potensi konflik di perlintasan sebidang. Proyek ini harus diprioritaskan,” tegas Rofik dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4).
Selain pembangunan infrastruktur fisik, Rofik juga menyoroti perlunya pembenahan pada tata kelola keselamatan dan teknologi perkeretaapian.
Ia meminta PT KAI (Persero) melakukan evaluasi serius terhadap sistem sinyal darurat serta protokol komunikasi antarmasinis di jalur padat.
Rofik mengingatkan masyarakat bahwa kereta tidak bisa berhenti mendadak karena jarak pengereman bisa mencapai ratusan hingga ribuan meter. Oleh karena itu, kedisiplinan petugas dan ketegasan aturan di perlintasan sebidang menjadi harga mati.
“Agar tragedi serupa tidak terulang, perlu langkah-langkah solutif dan tegas, baik dari segi penertiban pengendara maupun kedisiplinan petugas. SOP harus ditegakkan tanpa kompromi,” tambahnya.
Kecelakaan ini bermula ketika KRL relasi Bekasi-Cikarang tertemper sebuah mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Insiden tersebut membuat KRL berhenti darurat dan harus dievakuasi sebagai perjalanan luar biasa (PLB).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, petugas sempat menghentikan rangkaian KRL lain di Stasiun Bekasi Timur sebagai dampak evakuasi.
Namun, pada saat yang sama, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya melintas dan tidak sempat berhenti sepenuhnya hingga menabrak bagian belakang KRL yang sedang berhenti.
Menutup pernyataannya, Rofik menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka agar segera pulih.[prs]







