Realitarakyat.com – Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, menyoroti kebijakan pemerintah yang memperbolehkan kenaikan harga tiket pesawat domestik hingga 13 persen. Ia berharap batas tersebut tidak semakin membebani masyarakat.
Menurut Sari, kenaikan harga avtur akibat kondisi global memang menekan industri penerbangan. Namun, ia menekankan agar penyesuaian harga tetap terkendali. “Kalau masih bisa di bawah 13 persen, tentu lebih baik. Dan kalau ada kenaikan, harus dipastikan tidak melebihi batas yang ditetapkan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Sari juga menilai pemberian subsidi avtur sulit dilakukan karena penerbangan masih dianggap sebagai moda transportasi kalangan menengah ke atas. Meski begitu, ia mengingatkan agar pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan maskapai dan daya beli masyarakat.
Sebelumnya, pemerintah memberi ruang kenaikan tiket pesawat domestik 9–13 persen. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut langkah ini dilakukan dengan menanggung PPN sebesar 11 persen untuk tiket kelas ekonomi berjadwal dalam negeri.(Ess)







