Timwas Haji DPR Temukan Permasalahan Serius Penyelenggaraan Haji di Madinah dan Makkah

Timwas Haji DPR Temukan Permasalahan Serius Penyelenggaraan Haji di Madinah dan Makkah
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid. //Net

Realitarakyat.com — Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 menemukan sejumlah permasalahan serius dalam penyelenggaraan ibadah haji di Madinah dan Makkah.

Temuan tersebut meliputi kondisi kamar hotel jemaah yang melebihi kapasitas (overcapacity) hingga ketidaksiapan tenda di Arafah.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengungkapkan adanya laporan mengenai satu kamar hotel yang diisi jemaah jauh di luar batas normal.

Selain masalah hunian, Timwas juga menyoroti jarak hotel jemaah yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

“Kami menerima laporan serius terkait kondisi hotel. Salah satunya dugaan kamar yang diisi jauh melebihi kapasitas. Kami juga akan mengecek kepastian jarak hotel ke tempat ibadah,” ujar Abdul Wachid, dalam keterangan persnya, Rabu (13/5).

Selain masalah akomodasi, Timwas DPR mengkhawatirkan kesiapan fasilitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Berdasarkan pantauan awal, pembangunan tenda bagi jemaah dilaporkan belum selesai sepenuhnya, padahal puncak haji semakin dekat.

Abdul Wachid menegaskan bahwa pihak DPR juga menyoroti potensi kepadatan jemaah di tenda Mina.

Ia meminta skema penempatan jemaah dikelola dengan ketat guna menghindari kejadian tahun-tahun sebelumnya di mana jemaah harus tidur di luar tenda karena keterbatasan ruang.

“Evaluasi ini dilakukan agar jemaah mendapatkan hak pelayanan sesuai standar. Kami meminta Kemenag segera berkoordinasi dengan pihak Masyariq (penyedia layanan di Arab Saudi) untuk mempercepat kesiapan tenda dan memastikan kapasitas kamar hotel manusiawi,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Timwas DPR terus melakukan penelusuran lapangan di sektor-sektor penginapan jemaah untuk mengumpulkan data lengkap sebagai bahan evaluasi nasional dengan Kementerian Agama. (ndi)