Komisi IX DPR Desak Kepala BGN Baru Segera Benahi Tata Kelola Program MBG

Komisi IX DPR Desak Kepala BGN Baru Segera Benahi Tata Kelola Program MBG
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini. //net

Realitarakyat.com — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Nanik S. Deyang, untuk segera membenahi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Yahya menyebut ada tiga tantangan utama yang mendesak untuk diselesaikan demi memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan efektif dan aman.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menilai penunjukan Nanik S. Deyang oleh Presiden Prabowo Subianto sangat tepat karena pengalamannya dalam melakukan pengawasan langsung ke berbagai daerah.

Namun, mengingat program MBG menyerap anggaran negara yang sangat besar, pembenahan internal dinilai menjadi momentum yang krusial.

Tantangan pertama yang disoroti DPR adalah perbaikan tata kelola anggaran dan operasional. Yahya menekankan perlunya transparansi, akuntabilitas keuangan, keakuratan data penerima manfaat, hingga efisiensi rantai pasok (supply chain) dari pusat ke daerah agar bebas dari kebocoran.

Tantangan kedua berkaitan dengan penegakan disiplin dan standardisasi higienitas pangan secara ketat di setiap unit penyedia makanan.

Langkah ini diperlukan berkaca dari beberapa insiden keracunan makanan yang sempat terjadi di lapangan beberapa waktu lalu.

“Penegakan disiplin higienitas dan kualitas bahan baku menjadi harga mati demi mencapai target zero accident. Pengawasan berkala tidak boleh kendor,” ujar Yahya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).

Sementara tantangan ketiga adalah penguatan koordinasi lintas sektor dan pemerintah daerah untuk mengikis ego sektoral.

BGN di bawah kepemimpinan baru dituntut meningkatkan komunikasi sinergis dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, serta Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal pengawasan terpadu di lapangan yang selama ini dinilai masih longgar.

Melalui pembenahan tersebut, Komisi IX DPR berharap BGN mampu bertransformasi menjadi motor penggerak perbaikan gizi nasional yang aman, disiplin, dan akuntabel bagi masyarakat.