Kabel Semrawut Gatot Subroto Ditata Pekan Ini

Kabel Semrawut Gatot Subroto Ditata Pekan Ini

Realitarakyat.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai menata kabel semrawut di sepanjang Jalan Gatot Subroto hingga Cawang pada pekan ini.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penataan jaringan utilitas tersebut sebelumnya telah dijadwalkan. Namun, pelaksanaannya sempat ditunda karena kondisi udara yang terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pramono memastikan proses penataan akan kembali dilaksanakan dalam waktu dekat. Ia bahkan berencana meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

“Untuk SJUT (sarana jaringan utilitas terpadu) sebenarnya kemarin saya sudah diagendakan hari Senin kemarin untuk di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang yang memang sekarang ini segera kita lakukan perapiannya,” kata Pramono.

Menurut dia, penataan kabel tersebut merupakan kebijakan yang telah diputuskan Pemprov DKI Jakarta sehingga tidak akan kembali ditunda.

“Hanya memang karena ada debu atau abu vulkanik sehingga di-pending. Tapi, dalam minggu ini, saya akan melihat ke lapangan karena memang ini sudah menjadi hal yang diputuskan oleh pemerintah DKI Jakarta,” ujarnya.

Penataan kabel di sejumlah ruas jalan Jakarta dilakukan melalui pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

Pramono sebelumnya menyebut koridor Gatot Subroto hingga Cawang menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan dalam penataan jaringan utilitas.

“Untuk kabel listrik sebenarnya saya sudah diagendakan untuk memulai yang di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang dan sebagainya,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan penataan SJUT memiliki dasar hukum yang menjadi payung bagi Pemprov DKI Jakarta untuk menata jaringan utilitas di ruang publik.

“Jadi akan dilakukan sejak adanya perda, sejak adanya payung hukum, maka istilahnya apa, SJUT,” katanya.

Penataan tersebut diharapkan membuat jaringan kabel di koridor utama Jakarta menjadi lebih tertib sekaligus meningkatkan kerapian kawasan perkotaan.(Din)