Realitarakyat.com — Karier panjang Wisnu Hani Putranto di dunia pemasyarakatan harus terhenti secara dramatis. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah tegas dengan mencopot Wisnu dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.
Pencopotan ini merupakan buntut dari inspeksi Ombudsman RI yang membongkar keberadaan sel eksklusif berfasilitas lengkap bak apartemen di balik jeruji besi Lapas Cibinong. Menindaklanjuti temuan tersebut, Menteri Imipas bahkan turun langsung meninjau lokasi pada Jumat (25/9/2026) lalu.
Terdepaknya Wisnu dari kursi pimpinan menjadi sebuah ironi tersendiri. Pasalnya, pria kelahiran 1984 yang telah merintis karier sejak tahun 2002 ini bukanlah sosok sembarangan. Lulusan Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) tersebut sebelumnya dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan yang mentereng.
Semenjak memimpin Lapas Cibinong pada Oktober 2023, Wisnu sukses menyabet sejumlah penghargaan bergengsi. Pada April 2025, ia menerima apresiasi langsung dari Menteri Imipas atas keberhasilannya membina narapidana. Bahkan, pada Februari 2026, Polri turut memberikan penghargaan atas kontribusinya dalam membongkar jaringan peredaran narkoba. Namun, seluruh tinta emas tersebut kini sirna tertutup skandal fasilitas mewah.
Mengintip Isi Garasi dan Kekayaan Eks Kalapas
Seiring dengan sorotan publik terhadap kasus ini, profil kekayaan Wisnu pun ikut dikuliti. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan pada 28 Januari 2026, Wisnu tercatat mengantongi kekayaan bersih sebesar Rp 3,18 miliar. Menariknya, dalam laporan tersebut ia tercatat sama sekali tidak memiliki utang.
Dari total kekayaan itu, Wisnu melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan roda empat yang terparkir di garasinya. Kendaraan pertama adalah sebuah Jeep SUV klasik keluaran tahun 1995 yang ditaksir bernilai Rp 30 juta.
Sementara kendaraan keduanya adalah sebuah mobil niaga double cabin tangguh, yakni Toyota Hilux rakitan tahun 2023 dengan nilai pelaporan Rp 380 juta. Di pasaran, mobil bermesin diesel 2.393 cc yang dikenal andal di berbagai medan ini memang dibanderol di kisaran harga Rp 300 juta hingga Rp 400 jutaan.(Din)







