Muzani: Dakwah Habib Umar Perkuat Persatuan Bangsa

Muzani: Dakwah Habib Umar Perkuat Persatuan Bangsa

Realitarakyat.com — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menilai dakwah Habib Umar bin Hafidz memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan bangsa. Pesan-pesan keagamaan yang menekankan persaudaraan, perdamaian, dan persatuan dinilai sejalan dengan upaya menjaga kerukunan masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan Muzani saat menerima kunjungan Habib Umar di Jakarta, Selasa(13/10/2026). Menurut dia, pesan dakwah yang disampaikan ulama tersebut memberikan dorongan moral bagi para pemimpin dalam menjalankan tugas menjaga persatuan dan kehidupan berbangsa.

“Banyak sekali dakwah dari Yang Mulia Habib Umar yang betul-betul sebuah kebenaran untuk kebaikan dunia. Pandangan itu menjadi sebuah energi bagi kehidupan kami,” kata Muzani.

Ia menjelaskan, MPR RI memiliki tanggung jawab memperkuat kehidupan bernegara, menjaga ideologi Pancasila, serta mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, persatuan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting. Karena itu, Muzani memandang dakwah yang mengedepankan kerukunan dan persaudaraan dapat mendukung upaya menjaga stabilitas kehidupan berbangsa.

Menurut Muzani, Habib Umar konsisten menyampaikan Islam sebagai ajaran yang mempersatukan umat. Ia juga menekankan pentingnya keimanan kepada Allah SWT dan Rasulullah sebagai landasan kehidupan umat Islam.

Selain itu, pesan mengenai ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim dinilai relevan untuk menjaga hubungan antarmasyarakat dan mencegah munculnya konflik yang dapat mengganggu kerukunan.

“Bagi kami di Indonesia, hal seperti itu justru memperkuat kami dalam bernegara,” ujarnya.

Muzani mengapresiasi pendekatan dakwah Habib Umar yang mengedepankan persatuan, perdamaian, dan kebersamaan. Ia menilai nilai-nilai tersebut penting untuk terus dirawat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Ia berharap pesan keagamaan yang menyejukkan dapat terus menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan, tidak hanya di kalangan umat Islam, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Ini mempermudah para pemimpin bangsa Indonesia dalam bekerja menjaga persatuan umat yang telah kami jaga hampir lebih dari 80 tahun,” kata Muzani.

Menurut dia, persatuan merupakan modal penting untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus mendukung keberlangsungan kehidupan bernegara yang harmonis.(Ess)