Politikus PKS Ini Singgung Pembayaran Abu Janda di Sidang Paripurna DPR

Realitarakyat.com – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS Al Muzzammil Yusuf menyinggung sosok Permadi Arya alias Abu Janda. Dia mempertanyakan sumber dana penggunaan jasa Abu Janda.

Hal itu sampaikan Al Muzzammil saat rapat paripurna di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

“Pertama, apakah Permadi Arya dibayar dengan anggaran APBN? Kedua, apakah demokrasi kita akan dibangun dengan influencer dengan karakter seperti Permadi Arya, yang beberapa videonya tuduhan rasialis dan penistaan agama?” kata Muzzammil.

Muzzammil kemudian menyinggung kasus hukum yang kini dihadapi Abu Janda. Ada dua kasus, yakni dugaan rasisme ke Natalius Pigai dan ujaran kebencian terhadap Islam.

“Tuduhan rasialis terhadap Natalius Pigai tidak saya ulang, kita ketahui bersama. Terkait dengan isu agama, khususnya isu Islam. Saya kutipkan ucapan yang bersangkutan, ‘Islam itu agama yang arogan’. Komentar pada periode sebelumnya, ‘Terorisme punya agama, agamanya Islam’. Untuk selengkapnya silakan melihat medsos yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurut Muzzammil, Abu Janda sebelumnya kerap dipolisikan. Namun proses hukum itu mandek tanpa kejelasan.

“Permadi Arya sudah beberapa kali mendapat tuntutan hukum. Tapi proses hukumnya tidak berjalan, dan sekarang sedang berlangsung. Mari kita simak ujungnya,” ucapnya.

“Sehingga menimbulkan kesan publik kepada Pak Jokowi bahwa pendukung Pak Jokowi atau influencer yang bekerja untuk Pak Jokowi seakan mendapatkan kekebalan hukum,” imbuh Muzzammil.

Aspirasi Muzzammil itu ditanggapi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco memahami apa yang disampaikan Muzzammil.

“Apa yang sudah disampaikan sudah jelas dan bagi yang menyimak dapat menerima atau mengerti apa yang dimaksudkan,” kata Dasco.[prs]