Safari Silaturahmi Kebangsaan, PKS Sambangi NasDem

Safari Silaturahmi Kebangsaan, PKS Sambangi NasDem

Realitarakyat.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus melakukan safari politik yang dikemas dalam Silaturahmi Kebangsaan. Kali ini, rombongan DPP PKS menyambangi Partai NasDem di Gedung Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Rombongan Pengurus Pusat PKS tiba di Gedung ABN NasDem sekitar pukul 16.30 WIB. Kedatangan Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi disambut oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad HM Ali bersama Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny Gerard Plate di depan pintu masuk gedung.

“Assalamualaikum,” kata Syaikhu saat berjalan mendekat ke arah Johnny G Plate dan Ahmad Ali.

“Ya Habibi, Ahlan wa Sahlan,” kata Pengurus Partai NasDem yang menyambut kedatangan rombongan dari PKS.

Tidak lama setelah bertukar salam dan sapa, jajaran Pengurus Pusat Partai NasDem dan PKS pun naik ke lantai 2 Gedung ABN untuk menghadiri pertemuan yang disebut oleh dua pihak sebagai Silaturahmi Kebangsaan.

Di samping waketum dan sekjen, Pengurus Partai NasDem yang hadir dalam pertemuan itu, antara lain Ketua Bidang Ketua Media dan Komunikasi Publik Charles Meikyansah, dan Ketua Koordinasi Bidang Pemenangan Pemilu Jawa 3 (Jawa Timur) Sugeng Suparwoto.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Dharma Paloh tidak terlihat berada di tengah-tengah jajaran pengurus partai.

Sedangkan Pengurus PKS yang ikut dalam pertemuan tersebut, di antaranya Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini beserta Ketua DPP PKS Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Hidup Mardani Ali Sera.

Sebagaimana pertemuan antarpartai politik lain yang telah dilakukan PKS dalam beberapa minggu terakhir, pertemuan antara PKS dan Partai NasDem, Jumat, kemungkinan akan menjajaki peluang kerja sama bidang politik, serta membahas strategi menyelesaikan berbagai persoalan di Tanah Air.

Sebelum ke NasDem, PKS telah menyambangi markas Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golongan Karya (Golkar).[prs]