Realitarakyat.com – Komisi VII DPR RI melakukan lockdown selama tujuh hari kedepan untuk kegiatan di komisinya. Wakil Ketua Komisi VII Eddy Soeparno mengatakan hal itu dilakukan lantaran ada 3 anggota dewan dari Komisi tersebut yang terpapar Covid-19.
“Iya (tiga orang positif Corona),” kata Eddy saat dihubungi, Kamis (17/6/2021).
“Mohon doa untuk kesembuhan beliau-beliau, ya,” lanjut politikus PAN ini.
Eddy menyebut Komisi VII DPR langsung mengambil sikap terkait penularan Covid-19 terhadap anggota Dewan. Dia memastikan akan ada lockdown selama tujuh hari ke depan.
“Lockdown 1 minggu,” ucapnya.
Sebelumnya, Sekretariat Jenderal DPR RI menyampaikan sejumlah rapat komisi DPR terpaksa ditiadakan lantaran beberapa anggota DPR hingga ASN DPR terpapar Covid-19. Sekjen DPR Indra Iskandar menyebut hingga kini ada 11 anggota DPR yang terdata terpapar Covid-19.
“Jadi saya nggak menggunakan istilah isu lockdown. Yang dilakukan beberapa komisi adalah penundaan rapat-rapat dikarenakan memang di samping ada anggotanya, ada juga ASN, ada juga cleaning service, ada juga pamdal yang reaktif-positif Covid. Jadi beberapa komisi melakukan beberapa penundaan. Dari keputusan pimpinan DPR tidak gunakan istilah lockdown, tapi penundaan-penundaan rapat,” kata Indra kepada wartawan di kompleks parlemen, Kamis (17/6/2021).
Indra menyebut sejauh ini tercatat ada 11 anggota DPR yang terpapar Covid-19. Tak hanya itu, sejumlah tenaga ahli, pamdal, hingga ASN DPR juga positif Covid-19.
“Dari yang tercatat sampai hari ini untuk anggota DPR ada 11 orang,” ucap Indra.
“Untuk mulai tenaga ahli itu yang tercatat, ini belum semua dilaporkan ke kami, karena masih di-trace Satgas Covid kita, tapi hari ini tenaga ahli ada 11 orang, untuk dari PPN terdiri dari pamdal dan kru TV Parlemen ada 7 orang, kemudian dari PNS ada 17 orang,” lanjutnya.[prs]







