Ketua PWI Ajak Pekerja Media Ikut Berperang Lawan COVID-19

pwi
Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari/Net

Realitarakyat.com – Perang melawan pandemi Covid-19, tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan seluruh elemen bangsa harus saling mendukung dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, termasuk pekerja media alias wartawan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Atal S Depari, dalam acara ‘PWI Bermunajat Mengetuk Pintu Langit’ secara virtual, di Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

Terkait dengan itu, Atal mengajak seluruh pekerja media di Indonesia untuk ikut berperang melawan Covid-19.

“Saya mengajak para wartawan agar bersama seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama melawan Covid-19,” kata Atal,

“Perang melawan Covid-19 tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, tenaga kesehatan atau aparat penegak hukum saja. Semua komponen bangsa harus hadir, saling mendukung dan saling mengingatkan agar perang ini bisa kita menangkan,” ujar Atal menambahkan.

Acara PWI Bermunajat Mengetuk Pintu Langit diselenggarakan untuk mengajak seluruh wartawan dari berbagai daerah berdoa kepada Tuhan YME karena semakin banyak masyarakat menjadi korban pandemi Covid-19.

“Acara ini terselenggara karena kami menyadari betul pandemi Covid-19 yang telah berlangsung 19 bulan di 223 negara menyebabkan 191 juta orang terinfeksi dan 4,1 juta lebih meninggal dunia,” katanya.

Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, yang turut hadir secara virtual, juga mengajak seluruh pekerja media untuk terus optimistis agar Indonesia dapat kembali bangkit.

“Saya juga ingin mengajak kita semua untuk selalu berdoa sembari tetap optimistis dan terus berikhtiar agar kondisi bangsa kita dapat segera membaik, pulih dan kembali bangkit,” kata dia.

Ia juga meminta seluruh pekerja pers untuk mendukung dan mengingatkan masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan guna menekan angka penularan kasus Covid-19.

“Dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar, mari kita bergerak untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, mengubah kondisi Indonesia agar segera terlepas dari jerat pandemi Covid-19,” ujar dia. (ndi)