Realitarakyat.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi di SLB Negeri 1 Yogyakarta, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (10/9).
Dalam kesempatan ini, Presiden juga meminta kepada seluruh pihak untuk mulai menyiapkan transisi dari masa pandemi ke endemi. Hal ini ia sampaikan karena COVID-19 belum diketahui kapan akan hilang.
“Karena kita tahu COVID-19 ini tidak mungkin akan hilang. Oleh sebab itu kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi,” kata Jokowi di D.I.Yogyakarta yang dikutip dari laman Youtube resmi Sekretariat Presiden, Sabtu (11/9/2021).
Jokowi mengatakan seluruh pihak perlu belajar hidup bersama dengan COVID-19. Hal tersebut penting agar masyarakat tidak memiliki euforia yang berlebihan dan tetap waspada terhadap bahaya COVID-19 yang setiap saat bisa menyerang.
“Ini penting, saya sampaikan agar kita tidak euforia yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan, karena kita dan semuanya harus sadar bahwa COVID-19 selalu mengintip kita,” ujar Jokowi yang dikutip dari Antara.
Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan masyarakat untuk terus berdisiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan penularan COVID-19, terutama menggunakan masker, serta protokol pencegahan lainnya, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Protokol kesehatan harus terus dilakukan, terutama memakai masker,” tandas Mantan Gubernur DKI ini.
Seperti diketahui, dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi juga turut meninjau vaksinasi COVID-19 bagi 375 pelajar sekolah luar biasa (SLB) di DIY.
“Vaksinasi bagi pelajar ini merupakan bagian dari upaya perluasan vaksinasi yang kita lakukan untuk kendalikan penyebaran COVID-19, terutama varian Delta, karena kita tahu, COVID-19 ini tak mungkin akan hilang,” Pungkas Jokowi.
Dalam peninjauan vaksinasi di SLB Negeri 1 Yogyakarta itu, tampak mendampingi Presiden, yakni Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.[prs]







